Mon. Jun 21st, 2021

MUI Siapkan Panglima Masiroh Kubro

Ketua MUI Pusat, Dr. KH. Sodikun, M.Si dan WaSekjen MUI Pusat, Dr. H. Nadjamuddin Ramly, M.Si saat menerima Aliansi Merah Putih di aula MUI Pusat, Jalan Proklamasi, Jakarta, Kamis (13/8/2020)

Porosberita.com, Jakarta –Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menyiapkan calon panglima masiroh kubro (demo besar-besaran). Nantinya, panglima ini akan memimpin secara langsung demo besar-besaran menuntut Pemerintah bertanggungjawab terhadap berbagai persoalan yang berpotensi menyebabkan keterpurukan bangsa.

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr. H. Nadjamuddin Ramly, M.Si menyatakan diantara yang akan dituntut dalam masiroh kubro adalah soal RUU Haluan Idelologi Pancasila yang masih masuk dalam prolegnas.

“Memang kami telah membentuk tim kecil untuk menentukan siapa panglima masiroh kubro. Ada dua orang calon, salah satunya itu adalah sahabat ustad Edy (Ketum Front Anti Komunis / FAKI). Orangnya ada di ruangan ini. Yang jadi perhatian kita diantaranya soal RUU HIP yang belum dicabut,” kata Nadjamuddin saat menemui rombongan Aliansi Selamatkan Merah Putih (ASMaPi) di aula MUI Pusat, Jalan Proklamasi, Jakarta, Kamis (13/8/2020).

Pernyataan Nadjamuddin itu menjawab maklumat ASMaPi) yang diantaranya meminta dengan hormat kepada MUI segera menyerukan pelaksanaan masiroh kubro sekaligus menunjuk panglima untuk memimpin.

Massa Aliansi Selamatkan Merah Putih (ASMaPi) sebelum ditemui pengurus MUI Pusat, Kamis (13//8/2020)

Di tempat yang sama, Ketua MUI Pusat Dr. KH. Sodikun, M.Si menyampaikan apresiasi atas respon ASMaPi terhadap kondisi bangsa dan negara ini. “Kami apresiasi respon sahabat-sahabat yang datang bersilaturahmi. Inilah wujud sikap istiqomah dalam berjihad. Sebagai muslim, kita memang wajib untuk berjihad untuk menegakkan keadilan dan kebanaran demi negara kita,” kata KH. Sodikun.

“Saya terharu melihat begitu besarnya perhatian sahabat-sahabat terhadap kondisi bangsa dan negara kita saat ini. Insha Allah, kita semua di sini termasuk orang-orang yang istiqomah, berjuang Lillahi Ta’ala,” imbuhnya.

Sebelum ke kantor MUI Pusat dengan berjalan kaki, sejumlah ormas yang tergabung dalam ASMaPi berkumpul di Sekretariat Syarikat Islam (SI) di Kawasan Taman Amir Hamzah, Menteng, Jakarta Pusat. Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah pimpinan ormas dan tokoh pemuda, diantaranya Ketum Komando barisan Rakyat (KOBAR) Rijal, Ketum Gerakan Daulat (Garda) Bumi Putera DR. Harjono, Presiden Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Daeng Wahidin, Edy Ketum FAKI serta utusan Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) dan lainnya.

Pimpinan Ormas dan tokoh pemuda di Sekretariat SI sebelum ke MUI Pusat untuk menyerahkan maklumat Aliansi Selamatkan Merah Putih (ASMaPi), Kamis (13/8/2020)

“Garda Bumi Putera hadir dan ikut serta dalam barisan ASMaPi, karena misi yang diemban sama dengan Garda Bumi Putera. Yakni, UUD 1945, Pancasila dan NKRI itu sudah final. Ini yang harus kita perjuangkan, sehingga bumi putera tidak menjadi tamu di negeri sendiri atau menjadi warga kelas tiga,” kata Harjono dalam pertemuan di Sekretariat SI.

Usai pertemuan, para peserta sepakat untuk menyerahkan maklumat ASMaPi secara langsung kepada MUI. “Baiklah, kita ke MUI untuk menyerahkan maklumat yang sudah kita sepakati isinya. Bismillah, kita sama-sama berjuang demi Merah Putih,” kata Rijal sebelum berangkat ke MUI Pusat. (wan)