Sun. May 9th, 2021

KPK Ditutup 3 Hari Pasca Puluhan Pegawai dan Tahanan Terpapar Covid-19

Porosberita.com, Jakarta – Kantor Komisi Pemberantsan Merah Putih (KPK) atau biasa disebut Gedung Merah Putih akan ditutup selama 3 hari, mulai Senin 31 Agustus 2020 sampai Rabu 2 September 2020. Langkah itu ditempuh setelah 23 pegawai, diantaranya penyidik KPK Novel Baswedan dan satu tahanan KPK terkonfirmasi positif COVID-19.

“Tadi telah dilaksanakan rapat pimpinan bersama jajaran eselon I dan II, kemudian kami memutuskan terhitung sejak Senin, 31 Agustus sampai dengan Rabu, 2 September kita full bekerja dari rumah,” kata  Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (28/8/2020).

Meski begitu, lanjut Nawawi, ada pengecualian bagi beberapa pegawai di bagian Kedeputian Penindakan yang akan tetap bekerja di Gedung KPK, Jakarta.

“Kecuali kepada beberapa rekan personel di bagian Deputi Penindakan yang tentu akan disikapi oleh Kedeputian Penindakan bagaimana mungkin kalau mereka tidak bisa ditinggalkan,” jelas Nawawi.

Menurutnya, pegawai KPK akan kembali masuk pada hari Kamis 3 September dengan menerapkan sistem sif atau bekerja bergiliran.

“Akan tetapi, secara umum kami bekerja dari rumah terhitung sejak Senin sampai dengan Rabu. Kami akan kembali masuk bekerja dengan persentase 50:50, insyaallah, pada hari Kamis mendatang,” ujarnya.

Sebelumnya, Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri mengungkapkan bahwa Pada hari Kamis 27 Agustus, Poli Klinik KPK dan RSPAD Gatot Subroto telah melakukan uji tes usap PCR terhadap 194 pegawai KPK, termasuk pula pegawai pada Kedeputian Penindakan KPK untuk memastikan positif Covid-19.

“Hasil swab beberapa pegawai KPK, per hari ini telah diperoleh informasi ada 10 pegawai yang terpapar COVID-19 terdiri atas pegawai di Direktorat Penyidikan empat orang dan enam dari nonpegawai/pegawai outsourcing pada Biro Umum,” jelas Ali. (wan)