Wed. Jun 23rd, 2021

Presiden Tunjuk Guru Besar ITB Jadi Dirjen Minyak dan Gas Bumi

Porosberita.com, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif membenarkan penunjukan Guru Besar Teknik Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB) Tutuka Ariadji sebagai Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM.

Hal tersebut dikonfirmasikan Arifin melalui pesan singkat kepada CNBC Indonesia, Rabu (4/11/2020).

“Betul,” jawab Arifin, Rabu (04/11/2020), saat CNBC Indonesia menanyakan apakah benar Tutuka Ariadji terpilih menjadi Dirjen Migas.

Dengan diangkatnya Tutuka jadi Dirjen Migas ini menandakan posisi no.1 di Direktorat Jenderal Migas ini tidak lagi kosong setelah satu tahun lebih tidak ada kepastian pejabat.

Seperti diketahui, pada Juli 2019 Menteri ESDM Ignasius Jonan merotasi Djoko Siswanto yang saat itu menjabat sebagai Dirjen Migas menjadi Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional. Namun setelah itu, Djoko Siswanto merangkap menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Migas.

Tapi pada Januari 2020, Menteri ESDM Arifin Tasrif mencopot Djoko Siswanto sebagai Plt Dirjen Migas dan mengalihkannya kepada Ego Syahrial yang merangkap sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM.

Lelang jabatan untuk posisi Dirjen Migas pun telah dilakukan sejak tahun lalu. Bahkan, posisi Dirjen Migas ini lebih lama ditentukan daripada posisi Dirjen Mineral dan Batu Bara (Minerba) yang baru kosong pada Mei 2020 akibat pensiunnya Dirjen Minerba Bambang Gatot Ariyono. Ridwan Djamaluddin, mantan Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pun akhirnya diangkat menjadi Dirjen Minerba pada 10 Agustus 2020 lalu.

Dikutip dari situs ITB, Tutuka meraih gelar S2 dan S3 di Texas A&M University, Amerika Serikat masing-masing pada 1994 dan 1996, dan menamatkan S1 di ITB pada 1988.

Kini, Tutuka menjadi Guru Besar Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB dengan kelompok keahlian Teknik Pemboran, Produksi dan Manajemen Migas. (CNBC)