Fri. Jan 15th, 2021

KPK Lepaskan Istri Menteri KP

Iis Rosita Dewi

Porosberita.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melepaskan Istri Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi.

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menjelaskan alasan melepaskan Iis lantaran tidak menemukan alat bukti yang cukup dalam kasus dugaan suap penetapan izin ekspor benih lobster atau benur itu.

“Dalam gelar perkara itu disimpulkan bahwa sejauh ini baru yang tujuh orang yang kami sebutkan tadi yang memenuhi pembuktian. Minimal pembuktian dua alat bukti. Sejauh ini baru yang tujuh orang itu saja,” kata Nawawi dalam jumpa pers di KPK, Jakarta, Rabu (25/11/2020) malam.

Namun, jika kelak penyidik menemukan bukti kuat, maka tersangkanya bisa bertambah.  “Tidak tertutup kemungkinan nanti di dalam pengembangan-pengembangan selanjutnya, atau pada tahapan-tahapan selanjutnya, bisa saja ada penambahan ataupun tetap seperti itu, jawaban kami ini sudah dimaksudkan untuk soal adanya istri yang kemudian tidak terseret dan lain sebagainya itu,” katanya.

Sementara itu, Iis sendiri bungkam saat meninggalkan Gedung KPK. Ia langsung menuju mobil yang sudah menunggu di depan Gedung KPK.

Untuk diketahui, Iis Rosita Dewi tercatat sebagai anggota Komisi V (bidang perhubungan dan pekerjaan umum) DPR RI Fraksi Gerindra dari daerah pemilihan Jawa Barat II.

Sebelumnya, KPK membekuk Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo bersama istri Iis Rosita Dewi serta belasan orang lainnya terkait dugaan izin ekspor benih lobster.

Penangkapan dilakukan tim Satgas Novel Baswedan.  “Kegiatan ini dilakukan oleh tim KPK atas penugasan resmi dengan menurunkan lebih tiga Kasatgas baik penyelidikan dan penyidikan termasuk juga dari JPU yang ikut dalam kegiatan dimaksud. Salah satu Kasatgas tersebut benar Novel Baswedan,” ujar Ali saat dikonfirmasi, Rabu (25/11/2020).

Sementara kronologi penangkapan diungkapkan oleh Ketua KPK Firli Bahuri. “Tadi malam menteri KKP diamankan KPK di Bandara 3 Soetta saat kembali dari Honolulu,” kata Firli.

Penyidik KPK mengamankan politisi Gerindra itu saat setiba dia turun dari pesawat yang mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. (wan)