Sun. Jul 3rd, 2022

Polisi Amankan Ratusan Pendemo Sebelum Aksi 1812

Porosberita.com, Jakarta – Sebanyak 347 pendemo diamankan polisi saat hendak melakukan aksi 1812 di sekitar Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Jumat (18/12/2020). Dari ratusan pendemo yang diamankan, 27 di antaranya reaktif COVID-19 setelah dilakukan rapid test.

“347 diamankan, di Polda langsung rapid test. 27 orang reaktif COVID-19. Masih diselidiki apakah 27 orang ini positif COVID-19 atau tidak,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan, Sabtu (19/12/2020).

Rudi mengklaim, penangkapan terhadap ratusan pendemo tersebut merupakan bagian dari penertiban keamanan di Ibu Kota. Terlebih, saat kondisi wabah virus Corona yang masih mengganas di Jakarta belakangan ini.

“Ini menjadi bagian bagaimana kita bisa menjaga keamanan khususnya di wilayah Ibu Kota dan tentu pihak-pihak yang bertanggung jawab akan kita gali keterangan,” katanya.

Menurutnya, pihaknya akan memintai keterangan sejumlah pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaran aksi demonstrasi 1812 tersebut. Sejauh ini, ungkap Rusdi, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka terkait aksi demo tersebut. Namun, semua masih dalam penyidikan.

“Kalau memang ada pihak yang harus bertanggung jawab, tentu akan kita minta pertanggungjawaban. Dari 347 belum ada tersangka, nanti kita lihat bagaimana penyidikan selanjutnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Ratusan ribu massa dari sejumlah organisasi masyarakat termasuk massa Front Pembela Islam (FPI) berencana menggelar aksi demonstrasi bertajuk 1812 untuk menyuarakan pembebasan Imam Besar Habib Rizieq Shihab dan penuntasan kasus penembakan 6 Laskar FPI.

Aksi yang sudah melalui proses pemberitahun di Polda Metro jaya itu urung dilakukan. Karena, belum sempat sampai ke sekitar Istana Merdeka, pengunjuk rasa langsung diminta bubar bahkan dipukul mundur oleh aparat kepolisian. Tak hanya itu, ratusan pendemo diamankan dalam aksi tersebut karena dianggap melanggar protokol kesehatan. (wan)