Tue. Jul 5th, 2022

Menkes : Butuh 3,5 Tahun Selesaikan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia

Menteri Kesehatan Budi Gunadi

Porosberita.com, Jakarta – Pemerintah membutuhkan waktu hingga 3,5 tahun untuk menyelesaikan vaksinasi COVID-19 di Indonesia. Untuk itu, pemerintah sudah menyiapkan sekitar 426 juta dosis vaksin, bagi 181 juta penduduk.

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menyatakan kebutuhan waktu tersebut berdasarkan kalkulasi perhitungan pemerintah untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

“Kira-kira butuh waktu 3,5 tahun untuk vaksinasi semuanya,” kata Budi dalam keterangannya, Sabtu (2/1/2021).

Menurutnya, untuk mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity itu, pemerintah sudah menyiapkan sekitar 426 juta dosis vaksin, bagi 181 juta penduduk di Indonesia. Sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setiap penduduk akan menerima dua kali suntikan.

Untuk vaksinasi COVID-19 tahap pertama diprioritaskan kepada tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik. Sementara itu, tahap kedua, vaksinasi ditujukan untuk masyarakat rentan di daerah dengan risiko penularan tinggi, dan masyarakat lain dengan pendekatan kluster.

Budi melanjutkan, sejauh ini Indonesia telah melakukan pembelian vaksin lewat lima jalur di antaranya empat produsen berasal dari bilateral yaitu Sinovac dari Tiongkok, Novavax dari Kanada-Amerika, Pfizer dari Jerman-Amerika, AstraZeneca dari Swiss-Inggris, dan satu berasal dari multilateral yakni COVAX/GAVI dari aliansi vaksin GAVI dengan didukung WHO dan CEPI.

Dia memastikan, komunikasi intens terus dilakukan, mengingat vaksin kini menjadi komoditas yang paling diperebutkan di seluruh dunia. Diapun berharap vaksin-vaksin tersebut bisa segera tiba di Indonesia, agar bisa diberikan terutama kepada tenaga medis. (sur)