Sun. Oct 24th, 2021

PLN Dapat Utang Dari AIIB Sebesar Rp4,3 Triliun

Porosberita.com, Jakarta – PT PLN (Persero) mendapatkan kucuran utang senilai US$310 juta atau setara Rp4,3 triliun (kurs Rp14.038 per US$) dari Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB). Utang akan digunakan untuk pengembangan jaringan distribusi wilayah Jawa Timur dan Bali.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menjelaskan utang terebut untuk meningkatkan tambahan akses listrik hingga 2,26 juta pelanggan.

Selain itu. Lanjut Zulkifli, utang juga akan digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan listrik bagi 13,48 juta pelanggan di wilayah Jawa Timur dan Bali. Menurutnya, dua wilayah itu memiliki potensi besar untuk memacu sumber-sumber pertumbuhan ekonomi.

“Kami berharap proyek ini dapat berjalan dengan baik dan lancar sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi, di Jawa Timur dan Bali yang diharapkan dapat mendorong pemulihan ekonomi,” kata Zulkifli dalam keterangannya Kamis (11/2/2021).

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (PPR) Kemenkeu Luky Alfirman mengungkapkan fasilitas pembiayaan dari AIIB dijamin langsung oleh pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII).

Menurutnya, fasilitas itu menunjukkan kepercayaan dan dukungan stakeholder internasional kepada pemerintah dalam mengembangkan infrastruktur yang berdampak luas pada ekonomi.

Adapun penjaminan dari Kemenkeu dan PII menunjukkan pemerintah tetap konsisten untuk melanjutkan percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk pada proyek jaringan distribusi PLN tersebut.

“Dengan memberikan dukungan melalui penjaminan pemerintah pada proyek ini, Kementerian Keuangan bersama dengan PT PII mendukung PLN dalam meningkatkan rasio elektrifikasi nasional yang nantinya dapat dinikmati oleh masyarakat,” katanya. (nto)