Sun. Jun 16th, 2019

Wiranto Tegaskan Tak Akan Tarik TNI/Polri Dari Nduga, Papua

Porosberita.com, Jakarta – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (menkopolhukam) Wiranto menegaskan penarikan personel TNI dari wilayah Nduga, Papua, tidak logis jika hanya dikaitkan dengan kepentingan pemilu.

“Kalau ada keinginan menarik TNI hanya karena pemilu, ya tidak logis,” ujar Wiranto di Kemkopolhukam, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Menurut Wiranto pengiriman dan penugasan personel TNI di Papua, termasuk di Nduga, untuk kepentingan keamanan nasional. Tugas TNI adalah melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia. TNI dan Polri wajib memberikan rasa aman bagi warga negara yang merasa mengalami gangguan keamanan.

“Nah, jangan sampai dicampuradukkan ya. Kalau ada permintaan TNI ditarik karena mau pemilu ya itu namanya salah arah,” tegasnya.

Wiranto mengklaim penyelenggara pemilu dan aparat sudah membuat indeks kerawanan dalam pemilu sejak beberapa bulan lalu. Dengan data indeks kerawanan itu, ia berharap kerawanan dapat dinetralisasi hingga hari pencoblosan pada 17 April 2019.

“Dari hasil indeks kerawanan pemilu itu sudah kita berangsur-angsur bisa menetralisirnya. Sehingga kita harapkan pada nanti saatnya hari H, pada saat pemilu itu kerawanan-kerawanan yang tadinya merupakan bagian dari kemungkinan-kemungkinan rawan sudah dapat dinetralisir, termasuk di Papua,” paparnya. (sur)