Tue. Nov 30th, 2021

KPK Duga OTT Romi Bukan Transaksi Pertama

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romi

Porosberita.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjaring lima orang diantaranya Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romi. Diduga transaksi dalam Operasi  Tangkap Tangan (OTT) di Jawa Timur itu bukanlah yang pertama kali.

“Jadi kami duga ini bukan transaksi pertama,” ungkap Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Namun, untuk keterangan lebih jelas akan dibeberkan KOK dalam konferensi pers yang kemungkinan diselenggarakan malam ini atau Sabtu (16/3/2019). Termasuk soal jumlah uang yang diamankan KPK saat OTT.

“Semuanya akan kami jelaskan secara lebih rinci. kalau nanti konferensi pers jadi dilakukan malam ini nanti akan informasikan atau masih bisa dilakukan besok hari Sabtu sesuai dengan batas waktu 24 jam tersebut. Sabar ya,” kata Febri.

Sebelumnya, Febri mengatakan OTT itu terkait pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia. KPK menyebut OTT kali ini melibatkan anggota DPR, pejabat di Kemenag, dan pihak swasta.

Dikabarkan Romi diciduk KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT). Seorang sumber yang enggan disebut identitasnya membenarkan bahwa pria yang akrab disapa Romi itu diciduk sekitar pukul 09.00 WIB di Kantor Wilayah Kementerian Agama Sidoarjo, Jawa Timur.

“Dari sumber A1. Kejadiannya jam 09.00 di Kanwil Kementerian Agama Sidoarjo. Yang ditangkap Romi,” ujar sumber kepada wartawan. (wan)