Thu. May 6th, 2021

Novel Terpapar Covid-19, KPK Pastikan Penanganan Perkara Tidak Terganggu

Novel Baswedan

Porosberita.com, Jakarta – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dan pegawai lain di Direktorat Penindakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Ketua KPK Firli Bahuri memastikan penanganan perkara tidak terganggu.

Untuk diketahui, saat ini Novel termasuk tim penyidikan kasus dugaan suap di lingkungan Mahkamah Agung (MA) yang melibatkan mantan Sekretaris MA Nurhadi Abdurrachman.

“Penyidikan perkara tetap dikerjakan oleh Direktorat Penyidikan. Kan ada penyidik yang lainnya,” ujar Firli dalam keterangan tertulis, Jum’at (28/8/2020).

Menurutnya, Deputi Penindakan Karyoto dan Direktur Penyidikan Setyo Budi memiliki strategi dalam setiap menangani kasus korupsi. Termasuk mempertimbangkan situasi darurat di masa pandemi Covid-19.

Pada Kamis (27/8) kemarin, empat orang non-pegawai KPK dan satu tahanan dinyatakan positif Covid-19. Hal itu diketahui, setelah dilakukan pemeriksaan tes swab.

Bagi yang dinyatakan positif, telah menjalani karantina mandiri dengan pengawasan dari puskesmas di sekitar tempat tinggal para pegawai. Sedangkan untuk satu tahanan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna menjalani isolasi dan perawatan.

Menurut Juru Bicara KPK, Ali Fikri, KPK telah melakukan sejumlah langkah mitigasi penularan Covid-19. Seperti bekerja sama dengan puskesmas sekitar kediaman pegawai yang terpapar guna proses pemantauan, serta penyemprotan desinfektan di Gedung KPK.

“KPK juga telah melakukan penyemprotan desinfektan di ruang-ruang kerja pada Direktorat Penyidikan dan ruang kerja lainnya di Gedung Merah Putih dan ACLC, serta memastikan protokol kesehatan tetap dipatuhi oleh seluruh pegawai KPK,” jelasnya. (wan)