Sat. Jan 28th, 2023

Mendagri Tak Yakin Pilkada Penyebab Naiknya Jumlah Kasus Covid-19

Mendagri Tito

Porosberita.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tidak yakin pelaksanaan pilkada serentak yang digelar pada 9 Desember 2020 lalu menjadi penyebab kenaikan jumlah kasus Covid-19. Sebab, pelaksanaan pilkada bertepatan dengan hari libur nasional.

“Kalau mungkin ada klaim yang menyampaikan bahwa Pilkada ini menjadi media penularan, maka ini mungkin perlu di dilakukan pendalaman, daerah mana, dan apa benar Pilkada itu yang menjadi penyebabnya, karena bersinggungan dengan hari libur nasional,” kata Tito di Jakarta, Selasa (19/1/2021).

Sebaliknya, lanjut Tito, berkat kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, terbukti bahwa Pilkada 2020 tak menjadi media penularan COVID-19. Berbeda dengan keraguan sejumlah pihak di awal tahapan.

“Saya kira mengenai dampak terhadap COVID, baik pada tahapan kampanye maupun pemungutan suara, dari data yang ada di Satgas COVID di daerah-daerah Pilkada ini memang tidak terdapat kenaikan yang signifikan dibandingkan dengan daerah-daerah yang tidak Pilkada,” katanya.

Menurutnya, ada beberapa faktor sehingga pilkada tak signifikan dengan kenaikan jumlah kasus corona. Seperti dari pengawasan ketat semua pihak, hingga mindset bahwa penyelenggaraan Pilkada yang harus mampu menekan angka penularan sehingga menjadi penyumbang tingkat kepatuhan dan partisipasi masyarakat. Bahkan,  Itu justru dapat menjadi model (contoh) untuk daerah lain.

“Angka partisipasi masyarakat secara umum yakni 76,09 persen dinilai cukup baik. Bahkan jika dibandingkan 96 negara di dunia yang melaksanakan hajatan serupa pada masa pandemi,” katanya. (rud)