Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menginformasikan bahwa sejak 11 Agustus 2026, sebanyak 2.021 penerbangan berjadwal domestik telah terpengaruh oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Data tersebut diperoleh dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kemenhub, hingga 13 Oktober 2026.
Dari total penerbangan yang terdampak, sebanyak 919 mengalami keterlambatan, sementara 1.067 penerbangan lainnya harus dibatalkan atau ditunda. Selain itu, terdapat 18 penerbangan yang dialihkan ke bandara lain, 6 penerbangan yang kembali ke bandara asal, dan 11 penerbangan yang jadwalnya dimajukan.
Dampak pada Penerbangan Internasional
Penerbangan internasional juga merasakan dampak dari kebakaran hutan ini. Sebanyak 12 penerbangan rute Singapura–Pontianak pulang pergi dibatalkan antara 12 hingga 23 September 2026 akibat kondisi asap yang menyelimuti Bandar Udara Supadio di Pontianak. Selama periode yang sama, 18 penerbangan domestik dibatalkan karena berbagai faktor, termasuk sebaran abu vulkanik dari Gunung Lewotolok dan Gunung Dukono, cuaca buruk, angin kencang, serta perawatan pesawat yang diperlukan.
Keselamatan Penerbangan di Utama
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menjelaskan bahwa asap dapat mengurangi jarak pandang di sekitar bandara, yang berpotensi menyebabkan keterlambatan, penundaan, atau pembatalan penerbangan. "Setiap keputusan operasional penerbangan diambil dengan mengutamakan aspek keselamatan," ungkapnya di Jakarta pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menangani karhutla, operasi water bombing terus dilakukan. Dari 20 April hingga 12 Oktober 2026, telah dilaksanakan 5.035 penerbangan water bombing dengan melibatkan 38 pesawat dari 11 operator di berbagai daerah yang rawan kebakaran hutan.
Kementerian Perhubungan juga mencatat bahwa setidaknya 16 bandara di Papua saat ini terdampak oleh kabut asap yang pekat. Rincian mengenai bandara-bandara tersebut tersebar di empat provinsi di Papua.
Berita terkini dan terpercaya dapat diakses untuk informasi lebih lanjut mengenai situasi ini.