🔴 Breaking
Teknologi

Dari Perseteruan ke Kerja Sama: Hubungan Elon Musk dan Donald Trump Menjelang Pemilu

Elon Musk dan Donald Trump, yang memiliki hubungan berliku antara dukungan dan perseteruan, kini kembali terlihat akur menjelang pemilu mendatang. Momen kedekatan mereka ditandai dengan penghargaan ya...

Maya Soraya Larasati

Penulis

20 October 2026
10 kali dibaca
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan CEO Tesla Elon Musk saat berdiri di depan mobil Tesla merah, ketika berbicara kepada awak media di South Portico, Gedung Putih, Washington DC, 11 Maret 2025.(AFP/MANDEL NGAN)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan CEO Tesla Elon Musk saat berdiri di depan mobil Tesla merah, ketika berbicara kepada awak media di South Portico, Gedung Putih, Washington DC, 11 Maret 2025.(AFP/MANDEL NGAN)

Hubungan antara Elon Musk, pengusaha teknologi, dan Donald Trump, mantan Presiden Amerika Serikat, dapat digambarkan sebagai "hubungan cinta-benci". Dinamika hubungan mereka telah melalui berbagai fase, mulai dari saling mendukung hingga terlibat perseteruan di media sosial pada tahun 2025. Namun, baru-baru ini, keduanya kembali menunjukkan kedekatan.

Penghargaan dari Trump kepada Musk

Salah satu momen yang menandai rekonsiliasi mereka terjadi pada 8 Oktober 2026, ketika Trump memberikan National Medal of Science kepada Musk dan beberapa tokoh teknologi lainnya. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi mereka dalam bidang sains dan teknologi. Musk diakui atas pencapaian dalam rekayasa teknologi yang telah mendorong batas eksplorasi luar angkasa dan inovasi lainnya.

Dalam konteks politik, Musk juga diketahui telah menyumbangkan sekitar 366 juta dollar AS kepada Partai Republik selama siklus pemilu 2025-2026. Sumbangan ini ditujukan untuk membantu partai tersebut mempertahankan mayoritas di Senat dan DPR AS dalam pemilu paruh waktu yang akan datang. Dari jumlah tersebut, lebih dari 276 juta dollar AS disalurkan setelah Juli 2026, menjadikannya sebagai donatur terbesar dalam pemilihan anggota Kongres tahun ini.

Perjalanan Hubungan yang Berubah

Sebelum perseteruan mereka muncul, Musk dikenal sebagai pendukung Trump yang aktif. Ia bahkan mendirikan situs TrumpWin2024.org untuk mendukung kampanye Trump. Namun, hubungan mereka mulai merenggang ketika Musk mengkritik beberapa kebijakan Trump yang dianggapnya tidak sejalan dengan prinsip efisiensi anggaran yang ia dukung.

Ketegangan antara keduanya mencapai puncaknya ketika Musk mengundurkan diri dari posisi sebagai pimpinan Department of Government Efficiency (DOGE) pada Mei 2025. Ia menyatakan bahwa masa tugasnya telah selesai dan ingin kembali fokus pada bisnisnya. Setelah itu, Musk mulai melontarkan kritik di media sosial, yang membuat hubungan mereka semakin buruk.

Meski telah meminta maaf atas kritiknya, Trump tetap menunjukkan ketidakpuasan dan menyatakan bahwa hubungan mereka telah berakhir. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa keduanya telah kembali akur, ditandai dengan penghargaan yang diberikan Trump kepada Musk.

Penghargaan tersebut menjadi simbol bahwa meskipun terdapat perbedaan dan konflik di antara mereka, hubungan Musk dan Trump kini tampak lebih harmonis menjelang pemilu mendatang.

Artikel Terkait