Dosen UIN Saizu, Muh. Hanif, baru-baru ini mendapatkan dua penghargaan internasional dalam konferensi KAICIE 2026. Penghargaan ini diberikan atas penelitian yang mengkaji peran kurikulum tersembunyi dalam pembentukan akhlak serta pengembangan kompetensi global santri di lingkungan pesantren internasional.
Perluasan Jaringan Akademik
Dalam upaya memperluas jejaring akademik, dua dosen dari Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) UIN Saizu juga terlibat dalam kegiatan pengajaran di Universitas Mindanao Development Corporation (UMDC) di Filipina. Melalui program ini, mereka berbagi pengetahuan dan pengalaman akademik dengan mahasiswa Filipina, mengangkat dua topik yang berbeda.
Komitmen UIN Saizu dalam Pendidikan Hukum
UIN Saizu juga berpartisipasi dalam Forum Dekan Syariah dan Hukum (FORDEK) PTKIN 2026 yang mengusung tema "Reorientasi Fakultas Syariah dan Hukum: Integrasi-Interkoneksi dalam Menghadapi Transformasi Global." Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong reorientasi pendidikan hukum di Indonesia.
Selain itu, Dr. Farah dari Pascasarjana UIN Saizu menjelaskan bahwa kajian Al-Qur'an tidak hanya terbatas pada analisis teks dan penafsiran, tetapi juga dapat dikembangkan melalui penelitian mengenai hubungan dinamis antara Al-Qur'an dan kehidupan sosial masyarakat.
Melalui berbagai inisiatif ini, UIN Saizu menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat relevansi pembelajaran dengan kebutuhan profesional di berbagai bidang.