🔴 Breaking
Yogi Gilang Arya Setia Terdakwa Kasus Jaringan Internet Ilegal di Mentawai Ethel Caterham Rayakan Ulang Tahun ke-117, Apa Rahasia Umur Panjangnya? Menteri PPPA Sampaikan Tiga Pesan Penting untuk Mahasiswa Baru di UIN Surakarta Kenaikan Harga Emas Antam pada 24 Agustus 2026 Sebesar Rp 10.000 Apple Lakukan Pemangkasan Karyawan, Tim Vision Pro Terkena Dampak Besar Dampak Pengurangan Konsumsi Gula pada Kesehatan Tubuh Tiga Artikel Terpopuler: Alokasi Rp 1,2 Triliun untuk Bantuan Pangan UIN Surakarta Raih Rekor MURI dengan Pembagian Buku Saku Pencegahan Kekerasan Seksual untuk Mahasiswa Baru Hadiah Tertinggi dalam Sejarah, AS Terbuka 2026 Naik 10% Lebih dari 3 Juta Warga Indonesia Terkena Dampak Asap Kebakaran Hutan, Segera Periksa Kesehatan Jika Mengalami Gejala Yogi Gilang Arya Setia Terdakwa Kasus Jaringan Internet Ilegal di Mentawai Ethel Caterham Rayakan Ulang Tahun ke-117, Apa Rahasia Umur Panjangnya? Menteri PPPA Sampaikan Tiga Pesan Penting untuk Mahasiswa Baru di UIN Surakarta Kenaikan Harga Emas Antam pada 24 Agustus 2026 Sebesar Rp 10.000 Apple Lakukan Pemangkasan Karyawan, Tim Vision Pro Terkena Dampak Besar Dampak Pengurangan Konsumsi Gula pada Kesehatan Tubuh Tiga Artikel Terpopuler: Alokasi Rp 1,2 Triliun untuk Bantuan Pangan UIN Surakarta Raih Rekor MURI dengan Pembagian Buku Saku Pencegahan Kekerasan Seksual untuk Mahasiswa Baru Hadiah Tertinggi dalam Sejarah, AS Terbuka 2026 Naik 10% Lebih dari 3 Juta Warga Indonesia Terkena Dampak Asap Kebakaran Hutan, Segera Periksa Kesehatan Jika Mengalami Gejala
Ekonomi

Dua Skema Pembangunan Rumah Susun untuk Warga Bantaran Rel di Senen

Menteri PKP Maruarar Sirait mengungkapkan rencana dua skema pembangunan rumah susun bagi penduduk bantaran rel di kawasan Senen, untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Galang Mahesa

Penulis

29 March 2026
99 kali dibaca
Dua Skema Pembangunan Rumah Susun untuk Warga Bantaran Rel di Senen
Sumber gambar: liputan6.com

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PKP), Maruarar Sirait, mengumumkan adanya dua skema dalam rencana pembangunan rumah susun (rusun) bagi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api di kawasan Senen. Proyek ini bertujuan untuk menyediakan tempat tinggal yang layak sekaligus mengatasi masalah pemukiman tidak teratur yang ada di lokasi tersebut.

Dalam penjelasannya, Maruarar Sirait menyebutkan bahwa langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menata ulang kawasan permukiman. "Pembangunan ini akan melibatkan kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki lahan di sekitar area tersebut," ujarnya. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan perumahan bagi warga kurang mampu.

Skema pertama yang diusulkan adalah pembangunan rusun dengan model sewa. Sewa ini diharapkan dapat dijangkau oleh kalangan masyarakat berpenghasilan rendah. Sementara itu, skema yang kedua adalah pembangunan rusun yang dibiayai melalui skema kepemilikan, di mana warga dapat memiliki unit tempat tinggal mereka sendiri setelah menyelesaikan proses pembayaran.

Warga setempat menyambut baik rencana tersebut. Salah satu warga yang tinggal di bantaran rel, Budi (45), mengatakan, “Kami sangat berharap pembangunan ini benar-benar terealisasi. Hidup di sini tidak nyaman, terutama saat hujan.” Pendapat serupa juga disampaikan oleh Siti (38), yang menggambarkan kondisi tempat tinggalnya yang sempit dan sering kebanjiran. “Jika ada rusun, kami bisa hidup lebih layak dan aman,” tambahnya.

Pemerintah memang menunjukkan perhatian terhadap isu perumahan di Jakarta, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan. Proyek ini merupakan bagian dari program nasional yang lebih luas untuk mengurangi angka pemukiman kumuh di berbagai daerah. Dengan adanya dukungan dari BUMN, diharapkan proses pembangunan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.

Sejumlah pihak juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan dan pembangunan. “Kami ingin agar warga bisa memberikan masukan dan terlibat dalam pembangunan rusun agar hasilnya sesuai dengan kebutuhan mereka,” imbuh Maruarar Sirait. Ini menunjukkan pendekatan inklusif yang ingin diterapkan dalam proyek ini.

Saat ini, rencana pembangunan rusun ini masih dalam tahap perencanaan dan kajian lebih lanjut. Diharapkan, seiring dengan progress yang berjalan, masyarakat dapat segera menikmati manfaat dari program ini. Warga diharapkan bisa memberikan dukungan dan partisipasi dalam memantau realisasi proyek rusun yang menjadi harapan mereka untuk memiliki tempat tinggal yang lebih baik.

Dengan adanya dua skema ini, pemerintah berharap bisa memenuhi kebutuhan perumahan yang mendesak dan memperbaiki kondisi kehidupan di bantaran rel Senen. Ke depannya, perkembangan proyek ini akan terus dipantau untuk memastikan bahwa program ini berjalan sesuai dengan harapan masyarakat.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait