Konglomerat teknologi asal Amerika Serikat, Elon Musk, berencana untuk memberikan saham SpaceX secara gratis kepada sekitar 73 juta anak di AS mulai tahun 2027. Jumlah tersebut merupakan perkiraan dari total anak berusia di bawah 18 tahun di negara tersebut. Pengumuman ini disampaikan Musk melalui akun X (dulu Twitter) miliknya pada hari Senin, 19 Oktober 2026.
Musk menyatakan, "Tahun depan, saya akan memberikan satu lembar saham SpaceX milik saya kepada setiap anak di Amerika. Ini akan menjadi yang pertama dari banyak pemberian lainnya." Jika setiap anak menerima satu lembar saham, total saham yang akan dibagikan mencapai sekitar 73 juta lembar.
Nilai Saham dan Kekayaan Musk
Pada penutupan perdagangan saham pada 16 Oktober 2026, harga saham SpaceX tercatat sebesar 146,03 dollar AS (sekitar Rp 2,6 juta) per lembar. Dengan harga tersebut, total nilai saham yang dijanjikan Musk diperkirakan mencapai 10,66 miliar dollar AS (sekitar Rp 192 triliun). Meskipun nilai ini sangat besar, jumlah tersebut hanya setara dengan sekitar 1 persen hingga 1,15 persen dari total kekayaan Musk, yang saat ini mencapai 923,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 16,62 kuadriliun.
Inspirasi dari Inisiatif Anthropic
Ide untuk membagikan saham SpaceX kepada anak-anak di AS muncul setelah perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic mengumumkan pembentukan dana untuk kepentingan publik. Pada 18 Oktober 2026, Anthropic mengumumkan akan menyisihkan 5 persen sahamnya untuk sebuah dana yang dinamakan Anthropic Public Benefit Fund, yang akan digunakan untuk berbagai kegiatan sosial. Musk kemudian menyarankan agar Anthropic membagikan sahamnya langsung kepada masyarakat, dan beberapa jam kemudian, ia mengumumkan rencananya untuk membagikan saham SpaceX kepada setiap anak di AS.
Setelah pengumuman tersebut, Presiden AS Donald Trump mengucapkan terima kasih kepada Musk atas inisiatifnya. Trump menyebut bahwa saham SpaceX akan disalurkan melalui program Trump Accounts, yang merupakan program rekening investasi anak yang memungkinkan anak-anak di AS memiliki rekening investasi yang dapat menerima berbagai bentuk sumbangan, termasuk saham.
Trump menambahkan, "Inilah persisnya yang kami bayangkan ketika menciptakan Trump Accounts, merangkul sektor swasta yang hebat, Elon dan banyak pihak lainnya, untuk berinvestasi pada anak-anak kita—aset terbesar dan terpenting yang kita miliki." Dalam unggahan terpisah, Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, juga menyampaikan terima kasih kepada Musk dan berharap lebih banyak filantropis bergabung dalam gerakan ini untuk membantu anak-anak di seluruh Amerika mempersiapkan masa depan finansial mereka.
Berdasarkan dokumen internal, Musk memiliki sekitar 849 juta saham biasa Kelas A SpaceX dan lebih dari 5,5 miliar saham Kelas B. Saham Kelas B memberikan hak suara yang lebih besar. SpaceX telah resmi melantai di bursa saham Wall Street, menjadikan Musk sebagai orang pertama di dunia yang memiliki kekayaan mencapai 1 triliun dollar AS, meskipun kekayaannya berfluktuasi tergantung pada harga saham di pasar.