Getty Images, perusahaan penyedia foto dan video terkemuka, mengumumkan rencananya untuk mengajukan perlindungan kebangkrutan melalui proses "Chapter 11" di Amerika Serikat. Keputusan ini diambil setelah rencana penggabungan dengan Shutterstock senilai 3,7 miliar dollar AS tidak terlaksana. Chapter 11 merupakan prosedur hukum yang memungkinkan perusahaan untuk merestrukturisasi utang dan menata kembali keuangannya agar tetap beroperasi.
Pada hari Senin (12/10/2026), Getty Images mengungkapkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan restrukturisasi dengan para pemangku kepentingan keuangan utama. Kesepakatan ini mencakup komitmen investasi ekuitas sebesar 533 juta dollar AS dari keluarga Getty dan Koch Equity Development (KED). Dengan langkah ini, Getty Images berharap dapat memperkuat neraca keuangan, mengurangi beban utang, dan mendukung pertumbuhan bisnis di masa mendatang.
Proses Restrukturisasi dan Kepemilikan Baru
Setelah proses restrukturisasi selesai, keluarga Getty dan KED akan memiliki 100 persen saham perusahaan yang telah direorganisasi, menjadikannya sebagai perusahaan swasta dan bukan lagi perusahaan publik. Getty Images menargetkan agar restrukturisasi ini dapat diselesaikan pada akhir tahun 2026. Proses Chapter 11 direncanakan akan dimulai dalam beberapa minggu ke depan dan hanya akan melibatkan beberapa entitas Getty Images yang beroperasi di AS.
Gagalnya Merger dengan Shutterstock
Rencana restrukturisasi ini muncul setelah Getty Images membatalkan rencana merger dengan Shutterstock pada bulan Juni 2026. Sebelumnya, kedua perusahaan telah mengumumkan rencana penggabungan yang bernilai 3,7 miliar dollar AS pada bulan Januari 2025. Namun, otoritas persaingan usaha di Inggris, Competition and Markets Authority (CMA), mengharuskan Shutterstock untuk menjual bisnis editorialnya sebagai syarat untuk mendapatkan persetujuan merger.
Getty Images memutuskan untuk tidak melanjutkan proses penjualan tersebut dan akhirnya mengakhiri rencana merger. Perusahaan kini berfokus pada pencarian alternatif pendanaan untuk memperkuat kondisi keuangannya melalui mekanisme Chapter 11. CEO Getty Images, Craig Peters, menekankan bahwa kesepakatan dan restrukturisasi ini akan mempercepat investasi serta memperkuat fondasi bisnis untuk jangka panjang.
Selama proses restrukturisasi, Getty Images memastikan bahwa operasional perusahaan akan tetap berjalan normal. Mereka juga tidak memperkirakan adanya dampak negatif terhadap karyawan, kontributor konten, mitra, pelanggan, maupun pemasok. Pembayaran kepada pemasok akan tetap dilakukan seperti biasa.