🔴 Breaking
Teknologi

Inovasi GPS dan AI Bantu Aerotrans Hemat Biaya Operasional Signifikan

Perusahaan transportasi Aerotrans mengklaim dapat menghemat hingga Rp 200 juta per hari berkat penerapan teknologi GPS dan kamera kecerdasan buatan (AI) dalam pengelolaan armadanya.

Maya Soraya Larasati

Penulis

09 October 2026
4 kali dibaca
Kamera Geotab Go Focus Plus AI Dash Cam dalam acara Media Roundtable bertajuk Smarter Fleets, Safer Roads di Hotel The Westin, Jakarta Selatan, Kamis (8/10/2026). (KOMPAS.com/Bill Clinten)
Kamera Geotab Go Focus Plus AI Dash Cam dalam acara Media Roundtable bertajuk Smarter Fleets, Safer Roads di Hotel The Westin, Jakarta Selatan, Kamis (8/10/2026). (KOMPAS.com/Bill Clinten)

JAKARTA - Teknologi Global Positioning System (GPS) kini dimanfaatkan untuk melacak kendaraan secara jarak jauh. Dengan penggabungan GPS dan kamera kecerdasan buatan (AI), perusahaan asal Kanada, Geotab, menawarkan solusi untuk memantau kondisi jalan serta perilaku pengemudi. Kombinasi ini diklaim mampu membantu perusahaan transportasi mengurangi biaya operasional hingga Rp 200 juta per hari. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur PT Aerotrans Services Indonesia, Kadek Bayu Temaja, dalam acara Media Roundtable Geotab bertema "Smarter Fleets, Safer Roads" yang berlangsung di Hotel The Westin, Jakarta Selatan, pada Kamis (8/10/2026).

Penghematan Melalui Pemantauan Efisien

Aerotrans, yang merupakan bagian dari Garuda Indonesia Group, mengoperasikan armada untuk berbagai keperluan, termasuk mengantar dan menjemput pilot serta awak kabin. Kadek menjelaskan, "Kalau kami hitung dari sisi efisiensi operasional, kami bisa sampai Rp 200 juta per hari." Penghematan tersebut berasal dari berbagai aspek yang kini dapat dipantau menggunakan sistem kamera AI dan telematika Geotab, mulai dari konsumsi bahan bakar hingga kondisi kendaraan.

Sistem Geotab juga memantau perilaku pengemudi saat berkendara, seperti pengereman mendadak, akselerasi agresif, kecepatan, dan waktu kendaraan berhenti dalam keadaan mesin menyala. Data yang dikumpulkan digunakan untuk memberikan penghargaan kepada pengemudi yang berprestasi dan melakukan pembinaan bagi mereka yang memiliki catatan berkendara yang kurang baik.

Data dan Keamanan Armada yang Meningkat

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Geotab, Aerotrans berhasil menurunkan tingkat pengereman mendadak sebesar 57 persen, akselerasi agresif turun 66 persen, dan waktu idling berkurang 22 persen. Kadek menambahkan, "Secara keseluruhan, tingkat keamanan armada kami kini berada di angka 89 persen. Padahal sebelum pakai Geotab, itu berkisar di 70 persen."

Perusahaan lain yang juga merasakan manfaat dari teknologi ini adalah PT Maya Gapura Intan (MGI), yang meluncurkan layanan transportasi antarkota bernama Travl pada Desember 2025. Head of Business Unit Travl, Syukron Fadillah Alkautsar, menyatakan bahwa Geotab membantu perusahaan dalam memantau perilaku pengemudi yang berisiko secara real-time melalui kamera AI. "Dengan integrasi kamera AI dan GPS Geotab, kami sekarang bisa melihat data-data tersebut secara real-time," ujarnya.

Data yang direkam oleh Geotab juga digunakan untuk memberikan informasi rute alternatif kepada pengemudi saat terjadi kemacetan, serta untuk mengevaluasi kondisi perjalanan dan menjaga batas kecepatan sesuai kebutuhan operasional. "Langkah ini digunakan untuk menjaga waktu kedatangan kendaraan atau estimated time of arrival (ETA), sekaligus meningkatkan kenyamanan penumpang," jelas Syukron.

Secara keseluruhan, solusi yang ditawarkan oleh Geotab mengintegrasikan data kendaraan, GPS, perilaku pengemudi, diagnostik kendaraan, serta video berbasis AI dalam satu ekosistem. Data tersebut dikumpulkan melalui perangkat telematika dan ditampilkan melalui platform MyGeotab, yang tidak hanya menunjukkan posisi kendaraan tetapi juga membantu operator memahami situasi di jalan dan cara pengemudinya.

Dengan memanfaatkan Google Cloud, Geotab mampu memproses lebih dari 100 miliar titik data setiap harinya dari sekitar 6 juta kendaraan dan aset terhubung. Data dalam jumlah besar ini diolah menjadi informasi yang berguna untuk mengevaluasi keselamatan pengemudi, kondisi kendaraan, dan efisiensi operasional.

Geotab juga memiliki asisten AI bernama Geotab Ace yang terintegrasi dengan MyGeotab, memungkinkan pengelola armada untuk mencari informasi mengenai keselamatan pengemudi, kondisi kendaraan, atau pemanfaatan armada dengan pertanyaan dalam bahasa sehari-hari.

Artikel Terkait