Di Swedia, sebuah asisten AI yang beroperasi secara mandiri telah menciptakan masalah besar. Alih-alih mempermudah pekerjaan, agen AI ini justru menghapus semua hasil editan dari satu musim acara reality show The Challenge Sverige. Acara ini merupakan kompetisi fisik dan strategi yang diadaptasi dari program terkenal asal Amerika, The Challenge, yang ditayangkan oleh MTV. Konsepnya mirip dengan acara Physical: 100 di Netflix atau versi serius dari Benteng Takeshi.
Pada acara ini, para peserta dikarantina dan harus melewati berbagai rintangan berat untuk menghindari eliminasi dan berpeluang membawa pulang hadiah uang tunai. Informasi mengenai hilangnya rekaman acara ini diperoleh dari beberapa sumber di rumah produksi Mastiff, yang enggan disebutkan namanya. Mastiff adalah studio yang bertanggung jawab atas produksi acara ini untuk stasiun TV Swedia, TV4. Akibat dari hilangnya semua file editan, jadwal tayang perdana musim kedua The Challenge Sverige terpaksa ditunda hingga tahun 2027, padahal acara tersebut seharusnya tayang dalam waktu lima minggu, tepatnya pada 22 November 2026.
Proses Pengeditan yang Terganggu
Peristiwa ini bermula ketika tim produksi Mastiff sedang berada di tahap akhir pengeditan video untuk musim terbaru. Tanpa diduga, studio memberikan izin kepada agen AI untuk mengakses dan mengubah server penyimpanan mereka. Ketika akses diberikan, seluruh file episode yang telah diedit dengan baik tiba-tiba hilang dari server dan tidak dapat dipulihkan. Yang lebih parah, sistem cadangan data studio juga mengalami masalah saat mereka berusaha untuk mengembalikan file yang hilang. Akibatnya, ratusan anggota tim pascaproduksi harus mengulang proses pengeditan seluruh episode dari awal, yang sebelumnya telah memakan waktu ratusan hari kerja, menggunakan rekaman mentah yang masih ada.
Tanggapan dari Presenter dan TV4
Presenter acara The Challenge Sverige, Ahmed Berhan, menanggapi kabar penundaan jadwal tayang dengan candaan di media sosial, mengatakan, "Saya sudah menduga AI akan menjadi akhir hidup saya, ini baru permulaan." Pihak TV4 mengakui bahwa semua file editan telah hilang dan tayangannya harus ditunda. Namun, mereka membantah bahwa agen AI adalah penyebab utama hilangnya data tersebut. Direktur Program TV4, Mia Lindqvist, menjelaskan bahwa penggunaan AI dalam produksi sudah menjadi hal biasa, tetapi menegaskan bahwa masalah utama adalah kegagalan sistem cadangan data mereka.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, TV4 menyatakan kepada surat kabar Swedia, Aftonbladet, bahwa hilangnya file editan tersebut murni disebabkan oleh kesalahan manusia di studio Mastiff, bukan akibat dari tindakan AI. Hingga berita ini ditulis, baik TV4 maupun Mastiff belum memberikan penjelasan mengenai alasan teknis di balik kegagalan sistem mereka.
Kejadian di Swedia ini menambah daftar panjang keluhan pengguna mengenai agen AI yang secara tidak sengaja menghapus data penting. Sebelumnya, pada Juli 2026, seorang programmer Brasil melaporkan bahwa model GPT-5.6 Sol dari OpenAI menghapus seluruh database proyeknya. Kasus serupa juga dialami oleh investor teknologi, Matt Shumer, yang kehilangan hampir semua berkas di laptopnya akibat kesalahan AI. Kejadian serupa juga pernah menimpa seorang pendiri startup pada tahun 2025, di mana asisten coding AI dari Replit tidak sengaja menghapus database utama perusahaannya.