🔴 Breaking
Cuaca Panas Akibat El Nino, Apakah Sunscreen Cukup Melindungi Kulit? FEBI UIN Saizu Berperan Sebagai Co-Host AICIF 2026 untuk Memperluas Jaringan Akademik Global Pemerintah Ajak Ratusan Pengusaha Kalimantan Berperan dalam Penanganan Kebakaran Hutan Sengketa Hukum Antara Qualcomm dan Arm Berakhir dengan Ganti Rugi Simbolis Asap Kebakaran Hutan Masuk ke Jakarta, BMKG Berikan Peringatan Tim PSTM Unwahas Menjadi Juara Pertama dalam LNT-RBM XV 2026 di Riau Dampak Kebakaran Hutan Terhadap Penerbangan: Ribuan Penerbangan Terdampak Pengaruh Rutin Minum Teh dan Kopi Terhadap Kesehatan Ginjal Penguatan Kerja Sama Akademik antara TBI UIN Saizu dan UIN Gus Dur Melalui Kuliah Tamu Potensi Perubahan Klasifikasi Pasar Saham Indonesia oleh MSCI dan Implikasinya Cuaca Panas Akibat El Nino, Apakah Sunscreen Cukup Melindungi Kulit? FEBI UIN Saizu Berperan Sebagai Co-Host AICIF 2026 untuk Memperluas Jaringan Akademik Global Pemerintah Ajak Ratusan Pengusaha Kalimantan Berperan dalam Penanganan Kebakaran Hutan Sengketa Hukum Antara Qualcomm dan Arm Berakhir dengan Ganti Rugi Simbolis Asap Kebakaran Hutan Masuk ke Jakarta, BMKG Berikan Peringatan Tim PSTM Unwahas Menjadi Juara Pertama dalam LNT-RBM XV 2026 di Riau Dampak Kebakaran Hutan Terhadap Penerbangan: Ribuan Penerbangan Terdampak Pengaruh Rutin Minum Teh dan Kopi Terhadap Kesehatan Ginjal Penguatan Kerja Sama Akademik antara TBI UIN Saizu dan UIN Gus Dur Melalui Kuliah Tamu Potensi Perubahan Klasifikasi Pasar Saham Indonesia oleh MSCI dan Implikasinya
Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM di Bali dengan 19 Juta Liter

Pertamina Patra Niaga telah menambah pasokan BBM di Bali sebanyak 19 juta liter dan mengoperasikan 66 SPBU selama 24 jam untuk mendukung distribusi.

Raihan Fadhila

Penulis

16 October 2026
19 kali dibaca
Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan kedatangan kapal pengangkut BBM secara bertahap pada 14–17 Oktober 2026.
Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan kedatangan kapal pengangkut BBM secara bertahap pada 14–17 Oktober 2026.

PT Pertamina Patra Niaga berupaya memperkuat pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Bali dengan menambah suplai dan mengoptimalkan distribusi. Sebanyak 19 juta liter tambahan pasokan telah tiba, dan 66 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) beroperasi selama 24 jam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga, di mana perusahaan juga melakukan optimalisasi armada mobil tangki serta pengoperasian terminal. Seiring dengan meningkatnya layanan di beberapa SPBU, kondisi mulai menunjukkan perbaikan. Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk mempercepat pemulihan agar kebutuhan BBM masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Rencana Pengiriman dan Distribusi BBM

Pertamina Patra Niaga merencanakan kedatangan kapal pengangkut BBM secara bertahap antara tanggal 14 hingga 17 Oktober 2026. Dari total rencana tambahan pasokan sebesar 57,9 juta liter, 19 juta liter di antaranya telah tiba di Fuel Terminal Sanggaran dan Integrated Terminal Manggis. Sisa pasokan akan datang secara bertahap dalam dua hingga tiga hari ke depan, yang terdiri dari jenis Pertalite dan Pertamax untuk memperkuat stok di SPBU Bali.

Dari sisi distribusi, perusahaan menyiapkan 108 mobil tangki yang didukung oleh 465 awak untuk memastikan kelancaran penyaluran. Terminal Sanggaran dan Integrated Terminal Manggis juga beroperasi selama 24 jam untuk memaksimalkan penerimaan dan distribusi BBM. Selain itu, 66 SPBU yang tersebar di Denpasar dan Badung siap melayani masyarakat tanpa henti untuk memperluas akses pengisian dan mengurangi antrean.

Upaya Pemulihan Layanan BBM

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyatakan bahwa perusahaan terus berupaya untuk mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali. Penguatan pasokan dan distribusi dilakukan secara berkelanjutan dengan fokus pada kebutuhan masyarakat. “Kami terus mengoptimalkan pasokan dan distribusi BBM di Bali melalui penambahan suplai, kesiapan armada mobil tangki, serta pengoperasian terminal dan SPBU selama 24 jam. Saat ini, kondisi layanan di sejumlah wilayah mulai berangsur kondusif. Namun, upaya pemulihan akan terus kami lanjutkan agar penyaluran BBM semakin lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ungkap Kitty.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga meningkatkan layanan penjualan BBM secara literan di beberapa SPBU di Kota Denpasar, terutama di lokasi dengan tingkat kepadatan dan antrean kendaraan yang tinggi. Sejak pelaksanaan layanan ini dimulai, penjualan telah mencapai sekitar 5.000 liter per hari sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah tingginya antrean.

Seiring dengan proses normalisasi distribusi, Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai dengan kebutuhan dan peruntukannya. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan penimbunan atau membeli BBM subsidi untuk dijual kembali secara ilegal, karena hal ini dapat mengganggu kelancaran distribusi dan merugikan pihak yang berhak.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memperkuat pasokan, distribusi, dan pelayanan hingga kondisi layanan BBM di Bali kembali normal dan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik. Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan BBM, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.

Artikel Terkait