🔴 Breaking
Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM di Bali dengan 19 Juta Liter Kunjungan Pertama Tim Cook ke China Setelah Mengundurkan Diri Sebagai CEO Apple Apakah Ereksi Pagi Menjadi Indikator Kesehatan Seksual Pria? Simak Penjelasannya --- Danantara Indonesia Trust Diharapkan Mandiri dalam Pendanaan --- XLSmart Alokasikan Rp 20 Triliun untuk Ekspansi Jaringan di Luar Jawa Polusi Udara Meningkat, Sekolah di Timor Leste Ditutup Akibat Kebakaran Hutan di Indonesia UIN Saizu Tingkatkan Pengelolaan PNPB Setelah Pendampingan Itjen Kemenag Dian Gemiano: Kepercayaan Pembaca Kunci Keberlanjutan Media di Era AI Kolaborasi Indonesia-India dalam Sektor Kesehatan: BPOM Dorong Investasi Melalui Regulasi yang Kuat Siswa SMPII Al Abidin Raih Juara Pertama Tahfidz Juz 30 di MAPSI Sukoharjo Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM di Bali dengan 19 Juta Liter Kunjungan Pertama Tim Cook ke China Setelah Mengundurkan Diri Sebagai CEO Apple Apakah Ereksi Pagi Menjadi Indikator Kesehatan Seksual Pria? Simak Penjelasannya --- Danantara Indonesia Trust Diharapkan Mandiri dalam Pendanaan --- XLSmart Alokasikan Rp 20 Triliun untuk Ekspansi Jaringan di Luar Jawa Polusi Udara Meningkat, Sekolah di Timor Leste Ditutup Akibat Kebakaran Hutan di Indonesia UIN Saizu Tingkatkan Pengelolaan PNPB Setelah Pendampingan Itjen Kemenag Dian Gemiano: Kepercayaan Pembaca Kunci Keberlanjutan Media di Era AI Kolaborasi Indonesia-India dalam Sektor Kesehatan: BPOM Dorong Investasi Melalui Regulasi yang Kuat Siswa SMPII Al Abidin Raih Juara Pertama Tahfidz Juz 30 di MAPSI Sukoharjo
Teknologi

XLSmart Alokasikan Rp 20 Triliun untuk Ekspansi Jaringan di Luar Jawa

XLSmart meningkatkan anggaran investasi untuk tahun 2026 menjadi Rp 20 triliun, guna memperluas jaringan dan infrastruktur di seluruh Indonesia.

Fayra Nugroho

Penulis

15 October 2026
10 kali dibaca
Chief Technology Officer XLSmart, Shurish Subbramaniam, memaparkan pengembangan jaringan XLSmart dalam acara XL Ultra 5G+ Media Experience Update di Solo, Jawa Tengah, Kamis (15/10/2026).(KOMPAS.com/Marsha Bremanda.)
Chief Technology Officer XLSmart, Shurish Subbramaniam, memaparkan pengembangan jaringan XLSmart dalam acara XL Ultra 5G+ Media Experience Update di Solo, Jawa Tengah, Kamis (15/10/2026).(KOMPAS.com/Marsha Bremanda.)

SOLO, KOMPAS.com - XLSmart, operator seluler, telah mengumumkan peningkatan anggaran investasi atau capital expenditure (capex) untuk tahun 2026. Anggaran ini mengalami kenaikan sebesar Rp 5 triliun, dari sebelumnya Rp 15 triliun menjadi Rp 20 triliun. Merza Fachys, Direktur & Chief Regulatory Officer XLSmart, menyatakan bahwa tambahan investasi ini mencerminkan komitmen para pemegang saham dalam mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan.

“Buktinya tahun ini tadinya direncanakan Rp 15 triliun untuk investasi, malah ditambah menjadi Rp 20 triliun,” ungkap Merza dalam acara XL Ultra 5G+ Media Experience Update yang berlangsung di Solo pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Peningkatan Infrastruktur Jaringan

Peningkatan investasi ini sebagian besar akan digunakan untuk memperluas dan memperkuat infrastruktur jaringan XLSmart di berbagai daerah di Indonesia. Merza menambahkan bahwa langkah ini akan membantu perusahaan dalam meningkatkan layanan kepada pelanggan di seluruh wilayah.

Surish Subbramaniam, Chief Technology Officer XLSmart, juga menegaskan bahwa tambahan investasi ini berpotensi untuk terus meningkat, agar pelanggan di berbagai daerah dapat menikmati pengalaman yang serupa. “Investasi Rp 20 triliun ini akan terus meningkat. Ini untuk memastikan pelanggan kita menikmati pengalaman yang sama,” kata Surish kepada media.

Target Ekspansi Jaringan 5G

Seiring dengan penambahan anggaran, XLSmart juga meningkatkan target ekspansi jaringan 5G pada tahun 2026, dari 88 kota menjadi 101 kota di seluruh Indonesia. Dalam presentasinya, Surish menyebutkan bahwa XLSmart kini memiliki sekitar 265.000 base transceiver station (BTS) yang tersebar di berbagai lokasi di Tanah Air. Dari BTS baru yang dibangun dalam setahun terakhir, sekitar 50 persen berada di luar Pulau Jawa, dengan pembangunan dilakukan di wilayah Sumatra, Sulawesi, dan Kalimantan.

Selain itu, XLSmart berencana untuk menambah spektrum frekuensi sebesar 80 MHz sebelum akhir tahun 2026. Surish menjelaskan bahwa portofolio spektrum XLSmart yang sebelumnya sebesar 137 MHz akan meningkat menjadi 217 MHz setelah ekspansi, atau bertambah sekitar 58 persen. Tambahan spektrum tersebut terdiri dari 30 MHz pada pita frekuensi 700 MHz dan 50 MHz pada pita frekuensi 2,6 GHz.

Menurut Surish, kedua pita frekuensi tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Frekuensi 700 MHz difokuskan untuk memperluas jangkauan jaringan, terutama di daerah pedesaan, serta meningkatkan kualitas sinyal di dalam bangunan. Sementara itu, frekuensi 2,6 GHz bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kecepatan jaringan, serta performa 5G di level yang lebih tinggi.

XLSmart menyelenggarakan acara XL Ultra 5G+ Media Experience Update di Solo, Jawa Tengah untuk memaparkan perkembangan jaringan dan layanan 5G perusahaan. Dalam acara tersebut, XLSmart juga mengundang awak media untuk mencoba langsung kualitas jaringan 5G melalui pengujian kecepatan internet selama perjalanan kereta dari Yogyakarta menuju Solo.

Artikel Terkait