Berlangganan →
🔴 Live
Pelantikan Andi Rahadian sebagai Duta Besar LBBP oleh Presiden Prabowo Subianto: Sebuah Langkah Diplomasi Baru Dugaan Aksi Penjatuhan Presiden: MPSI Laporkan Usulan Tidak Konstitusional Mendagri dan Pejabat Pemerintah Tinjau Program Perumahan Rakyat di Minahasa, Sulut KCIC Mengkritik Tindakan Penumpang yang Menahan Pintu Kereta Cepat Whoosh ADB Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Mencapai 5,2% pada 2026 Polda Metro Jaya Terus Selidiki Laporan Dugaan Ajakan Makar oleh Saiful Mujani Persiapan Akreditasi PGMI UIN Saizu: Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Pentingnya Waspada Terhadap Kanker Ginjal di Kalangan Generasi Muda Kejadian Tragis di Cibitung: Penemuan Jasad Wanita Mengguncang Masyarakat Bekasi Menteri Dody Hanggodo Berikan Klarifikasi Terkait Penggeledahan di Kementerian Pekerjaan Umum Pelantikan Andi Rahadian sebagai Duta Besar LBBP oleh Presiden Prabowo Subianto: Sebuah Langkah Diplomasi Baru Dugaan Aksi Penjatuhan Presiden: MPSI Laporkan Usulan Tidak Konstitusional Mendagri dan Pejabat Pemerintah Tinjau Program Perumahan Rakyat di Minahasa, Sulut KCIC Mengkritik Tindakan Penumpang yang Menahan Pintu Kereta Cepat Whoosh ADB Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Mencapai 5,2% pada 2026 Polda Metro Jaya Terus Selidiki Laporan Dugaan Ajakan Makar oleh Saiful Mujani Persiapan Akreditasi PGMI UIN Saizu: Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Pentingnya Waspada Terhadap Kanker Ginjal di Kalangan Generasi Muda Kejadian Tragis di Cibitung: Penemuan Jasad Wanita Mengguncang Masyarakat Bekasi Menteri Dody Hanggodo Berikan Klarifikasi Terkait Penggeledahan di Kementerian Pekerjaan Umum
Ekonomi

KCIC Mengkritik Tindakan Penumpang yang Menahan Pintu Kereta Cepat Whoosh

KCIC mengecam tindakan seorang penumpang yang sengaja menahan pintu kereta cepat Whoosh, yang dapat membahayakan keselamatan perjalanan.

Galang Mahesa 10 April 2026 6 pembaca
KCIC Mengkritik Tindakan Penumpang yang Menahan Pintu Kereta Cepat Whoosh

Kereta cepat Whoosh, yang dioperasikan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), mengalami insiden yang tidak diharapkan ketika seorang penumpang secara sengaja menahan pintu kereta saat proses keberangkatan. Kejadian ini menjadi perhatian serius, mengingat setiap rangkaian kereta dilengkapi dengan sistem pintu otomatis yang dirancang untuk menjaga keamanan penumpang.

KCIC menyatakan bahwa tindakan tersebut tidak hanya melanggar aturan keselamatan, tetapi juga dapat mengganggu jadwal serta mempengaruhi pengalaman perjalanan penumpang lain. "Kami sangat mengecam tindakan semacam ini, karena dapat mengancam keselamatan penumpang," ungkap juru bicara KCIC. Dia menambahkan bahwa sistem pintu otomatis berfungsi untuk memastikan penumpang tidak terjebak atau terkena dampak dari gerakan kereta.

Insiden ini terjadi di salah satu stasiun yang dilalui oleh kereta cepat, di mana penumpang yang bersangkutan secara sengaja menghalangi pintu dengan harapan untuk tidak tertinggal. Meskipun dari segi niat mungkin terlihat sepele, hal ini bisa berakibat fatal. Kejadian ini mengarah pada penundaan keberangkatan, yang tentu saja merugikan penumpang lainnya yang sudah menunggu.

Saksi mata di lokasi kejadian menambahkan, "Saya melihat seorang penumpang yang tampak panik dan berusaha untuk menahan pintu terbuka. Itu sangat berbahaya, karena pintu kereta harus berfungsi dengan baik demi keselamatan semua orang." Komentar ini menegaskan pentingnya mematuhi aturan yang ada demi kepentingan bersama.

Kejadian ini menjadi pengingat akan tanggung jawab setiap penumpang dalam menjaga keselamatan selama perjalanan. Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi prosedur dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. KCIC berkomitmen untuk meningkatkan sosialisasi mengenai pentingnya keselamatan di dalam kereta, termasuk mengedukasi penumpang tentang risiko yang dapat terjadi akibat tindakan ceroboh.

Di sisi lain, KCIC juga mempertimbangkan langkah-langkah penegakan hukum terhadap tindakan semacam ini agar tidak terulang di masa mendatang. "Kami akan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk mengambil tindakan yang diperlukan terhadap penumpang yang melanggar aturan keselamatan," pungkas KCIC. Hal ini menjadi sinyal bahwa keselamatan adalah prioritas utama dalam operasional kereta cepat Whoosh.

Dengan berkembangnya teknologi transportasi, penting bagi semua pihak untuk menjunjung tinggi aspek keamanan dan disiplin. Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran bagi semua penumpang untuk selalu mematuhi petunjuk yang ada demi keselamatan bersama. KCIC berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan keamanan bagi para penumpang di setiap perjalanan kereta cepat yang mereka operasikan.

Artikel Terkait


Sumber: www.liputan6.com