Berlangganan →
Update
--- Partai Amanat Nasional Dukung Gagasan KPK tentang Peraturan Baru --- --- Menteri Sosial Menargetkan Penyelesaian 100 Sekolah Rakyat pada Juli 2026 --- --- Transformasi Shindy Samuel: Dari 171 Kg Menjadi 61 Kg --- Investor Menunda Transaksi di Pasar Logam Mulia, Harga Emas Tidak Bergerak Signifikan --- Wakil Menteri Pertanian Ajak Kepala Desa Tingkatkan Pembangunan Pertanian --- --- Memperkuat Generasi Qur'ani, KB TK Quran Platinum Al Abidin Selenggarakan Haflatul Qur'an --- Fakta Sehat Gula Aren yang Perlu Diketahui Generasi Z --- UI Luncurkan Teknologi XPS untuk Tingkatkan Kapasitas Riset Material --- Kementerian Kelautan dan Perikanan Tegaskan Dua Kapal Ikan di Merauke Tidak Trawl --- El Rumi Tampil Anggun dengan Rompi Bergaya Regency Karya Didiet Maulana --- --- Partai Amanat Nasional Dukung Gagasan KPK tentang Peraturan Baru --- --- Menteri Sosial Menargetkan Penyelesaian 100 Sekolah Rakyat pada Juli 2026 --- --- Transformasi Shindy Samuel: Dari 171 Kg Menjadi 61 Kg --- Investor Menunda Transaksi di Pasar Logam Mulia, Harga Emas Tidak Bergerak Signifikan --- Wakil Menteri Pertanian Ajak Kepala Desa Tingkatkan Pembangunan Pertanian --- --- Memperkuat Generasi Qur'ani, KB TK Quran Platinum Al Abidin Selenggarakan Haflatul Qur'an --- Fakta Sehat Gula Aren yang Perlu Diketahui Generasi Z --- UI Luncurkan Teknologi XPS untuk Tingkatkan Kapasitas Riset Material --- Kementerian Kelautan dan Perikanan Tegaskan Dua Kapal Ikan di Merauke Tidak Trawl --- El Rumi Tampil Anggun dengan Rompi Bergaya Regency Karya Didiet Maulana ---
Ekonomi

Lonjakan Harga Minyak: Dekat USD 100 Akibat Blokade AS Terhadap Iran

Harga minyak dunia mengalami kenaikan signifikan mendekati USD 100 per barel setelah Amerika Serikat menerapkan blokade terhadap pelabuhan Iran menyusul kegagalan perundingan damai.

Fayra Nugroho 14 April 2026 18 pembaca liputan6.com liputan6.com
Lonjakan Harga Minyak: Dekat USD 100 Akibat Blokade AS Terhadap Iran
liputan6.com

Harga minyak dunia kembali meroket, hampir mencapai angka USD 100 per barel. Kenaikan ini disebabkan oleh langkah tegas Amerika Serikat yang memblokade pelabuhan Iran setelah perundingan damai antara kedua negara tidak membuahkan hasil. Tindakan ini menimbulkan kekhawatiran di pasar global dan berpengaruh langsung pada harga energi.

Secara rinci, blokade yang diterapkan AS terhadap Iran merupakan respons terhadap ketegangan yang meningkat setelah perundingan untuk mengembalikan kesepakatan nuklir gagal. Sejak saat itu, pasar minyak pun berupaya menyesuaikan diri dengan situasi baru yang terjadi. "Kenaikan harga minyak adalah refleksi dari ketidakpastian yang ada. Ketika ada potensi gangguan pasokan, harga akan merangkak naik," ungkap seorang analis pasar energi.

Blokade ini memicu spekulasi bahwa pasokan minyak dari Iran, yang merupakan salah satu negara penghasil minyak utama di dunia, akan semakin terbatas. Ini sekaligus menjadi faktor pendorong utama lonjakan harga minyak di pasar internasional. Menurut data terbaru, harga minyak Brent mengalami kenaikan hingga 5% dalam waktu singkat. Situasi ini tidak hanya berimbas pada sektor energi, tetapi juga pada perekonomian global yang sudah terpengaruh oleh berbagai faktor lainnya.

Saksi dari industri minyak mengatakan bahwa, "Kenaikan harga ini merupakan dampak langsung dari kebijakan yang diambil oleh pemerintah AS. Kami harus mempersiapkan diri untuk kemungkinan fluktuasi harga yang lebih besar di masa depan." Respons dari negara-negara konsumen utama di dunia juga diantisipasi, terutama untuk mengatur strategi dalam menghadapi kenaikan harga energi yang berkelanjutan ini.

Dalam beberapa minggu mendatang, para pengamat pasar akan terus memantau perkembangan terkait situasi ini, termasuk langkah-langkah yang mungkin diambil oleh negara-negara penghasil minyak untuk menstabilkan harga. Harapan untuk menemukan solusi damai dalam perundingan antara AS dan Iran masih ada, tetapi ketidakpastian yang ada saat ini terus mendominasi pasar. Dengan demikian, pergerakan harga minyak ke depannya akan sangat tergantung pada perkembangan situasi geopolitik yang berlangsung.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait