Kehadiran game Grand Theft Auto VI (GTA 6) yang dijadwalkan rilis pada 19 November 2026 diperkirakan akan menyebabkan sekitar 1,5 juta pekerja di Amerika Serikat (AS) mengambil cuti untuk menikmati permainan tersebut. Hal ini terjadi setelah penantian selama 13 tahun sejak peluncuran game sebelumnya, GTA 5. Meskipun para gamer ingin bermain tanpa gangguan, dampak dari absensi ini diperkirakan akan mengganggu perekonomian AS.
Jose Garcia Montalvo, seorang profesor ekonomi dari Pompeu Fabra University di Barcelona, mengungkapkan bahwa absensi massal ini dapat mengakibatkan kerugian produktivitas ekonomi AS mencapai 1 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 18 triliun dalam satu hari. Proyeksi ini didasarkan pada jumlah pekerja yang diperkirakan akan absen dan rata-rata produktivitas tahunan yang mencapai 70.000 dollar AS (sekitar Rp 1,26 miliar) per pekerja. Montalvo juga mencatat bahwa mayoritas dari pekerja yang akan mengambil cuti ini adalah laki-laki berusia antara 18 hingga 30 tahun, dengan sektor teknologi diprediksi akan mengalami dampak yang paling besar.
Dampak Terhadap Produktivitas
Walaupun Montalvo tidak menjelaskan secara rinci tentang metode perhitungan kerugian ekonomi tersebut, ia menegaskan bahwa dampak pada produktivitas tidak hanya berasal dari karyawan yang mengambil cuti. Pekerja yang tetap hadir di kantor juga berisiko kehilangan fokus, karena mereka mungkin akan terlibat dalam pembicaraan tentang GTA 6 atau mengikuti siaran langsung permainan tersebut.
Fenomena Cuti untuk Bermain Game
Sejarah menunjukkan bahwa fenomena pekerja yang mengambil cuti untuk bermain game bukanlah hal baru. Ketika GTA 5 diluncurkan pada tahun 2013, laporan menunjukkan bahwa hingga 6 persen pekerja berusia 18 hingga 35 tahun di kota-kota besar AS seperti Los Angeles dan New York memilih untuk mengambil cuti pada hari peluncuran. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada data spesifik mengenai dampak dan kerugian ekonomi yang akan terjadi pada tanggal perilisan GTA 6.
Rockstar Games telah merencanakan peluncuran GTA 6 untuk konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X/S, membawa pemain ke dalam dunia Vice City, sebuah kota fiktif yang terinspirasi dari Florida Selatan, dengan karakter utama Jason dan Lucia yang dapat dimainkan oleh pengguna.