🔴 Breaking
Mahasiswa Kedokteran Temukan Jasad Pria dengan Tiga Alat Kelamin Saat Praktik Anatomi --- Danantara Jamin Tidak Ada PHK Dalam Proses Perampingan BUMN --- Strategi BPOM Menghadapi Lonjakan Harga Obat di Tengah Kelemahan Rupiah SpaceX Mencetak Sejarah dengan IPO Terbesar di Dunia, Mengumpulkan Rp 1,343 Kuadriliun Penerimaan Mahasiswa Baru Pascasarjana UIN Saizu Gelombang II Tahun 2026 Dibuka Danantara Menegaskan DSI Tidak Berfungsi Sebagai Pengambil Alih Ekspor Sumber Daya Alam Kenaikan Kasus Fatty Liver di Usia 30-an, Gejala Sering Terlewatkan Menteri Bahlil Tindak Lanjuti Pemadaman Listrik dengan Panggilan kepada PLN Dampak Kebiasaan Ngopi di Kalangan Gen Z terhadap Kesehatan Hati Kompetisi Mobile Legends di UIN Saizu: Mencetak Bakat E-Sports Mahasiswa Kedokteran Temukan Jasad Pria dengan Tiga Alat Kelamin Saat Praktik Anatomi --- Danantara Jamin Tidak Ada PHK Dalam Proses Perampingan BUMN --- Strategi BPOM Menghadapi Lonjakan Harga Obat di Tengah Kelemahan Rupiah SpaceX Mencetak Sejarah dengan IPO Terbesar di Dunia, Mengumpulkan Rp 1,343 Kuadriliun Penerimaan Mahasiswa Baru Pascasarjana UIN Saizu Gelombang II Tahun 2026 Dibuka Danantara Menegaskan DSI Tidak Berfungsi Sebagai Pengambil Alih Ekspor Sumber Daya Alam Kenaikan Kasus Fatty Liver di Usia 30-an, Gejala Sering Terlewatkan Menteri Bahlil Tindak Lanjuti Pemadaman Listrik dengan Panggilan kepada PLN Dampak Kebiasaan Ngopi di Kalangan Gen Z terhadap Kesehatan Hati Kompetisi Mobile Legends di UIN Saizu: Mencetak Bakat E-Sports
Ekonomi

--- Danantara Jamin Tidak Ada PHK Dalam Proses Perampingan BUMN ---

--- Danantara mengonfirmasi bahwa pengurangan jumlah BUMN tidak akan berdampak pada pemutusan hubungan kerja karyawan. Proses perampingan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi tanpa merugikan ten...

Arjuna Mahendra

Penulis

12 June 2026
7 kali dibaca
---
Danantara Jamin Tidak Ada PHK Dalam Proses Perampingan BUMN

---
Wisma Danantara Indonesia (Istimewa)
---TITLEEXCERPT--- Danantara mengonfirmasi bahwa pengurangan jumlah BUMN tidak akan berdampak pada pemutusan hubungan kerja karyawan. Proses perampingan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi tanpa merugikan tenaga kerja. ---CONTENT---

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mengumumkan bahwa mereka akan mengurangi jumlah badan usaha milik negara (BUMN) dari 1.077 menjadi sekitar 200 hingga 300 perusahaan, tanpa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan yang ada. Hal ini ditegaskan oleh Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, yang menyatakan bahwa seluruh pegawai akan tetap dipertahankan dan menjadi bagian dari perusahaan hasil konsolidasi.

Komitmen Terhadap Karyawan

Dony menjelaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menginginkan transformasi BUMN dilakukan tanpa merugikan pekerja. “Pastinya Bapak Presiden tidak ingin ada PHK,” ungkap Dony. Saat ini, Danantara tengah melaksanakan program perampingan atau streamlining untuk mengurangi jumlah entitas BUMN yang ada.

Target dan Alasan Perampingan

Dari total 1.077 perusahaan, Danantara menargetkan jumlah tersebut dapat berkurang menjadi 200 hingga 300 perusahaan pada tahun 2026. Dony menekankan bahwa langkah ini diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan memperbaiki kinerja korporasi BUMN yang selama ini dianggap terlalu besar dan tidak efektif. Ia mengungkapkan bahwa sekitar 52 persen dari perusahaan dalam ekosistem BUMN saat ini masih mengalami kerugian, dengan total kerugian mencapai sekitar Rp 20 triliun.

Meskipun demikian, Danantara memilih untuk mempertahankan seluruh tenaga kerja setelah melakukan analisis mendalam terhadap dampak keuangan dari proses konsolidasi. Dony menjelaskan bahwa biaya tenaga kerja dari perusahaan-perusahaan yang akan dikonsolidasikan hanya berkisar antara Rp 2 triliun hingga Rp 3 triliun per tahun, yang dianggap jauh lebih kecil dibandingkan potensi penghematan yang bisa diperoleh melalui perampingan dan penggabungan perusahaan.

“Kita hitung, kalau dari perusahaan-perusahaan yang kita streamlining ini, berapa sih biaya tenaga kerjanya setahun? Ternyata cuma Rp 2–3 triliun,” ujarnya. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, Danantara memutuskan untuk mempertahankan seluruh pegawai dan menempatkan mereka di perusahaan hasil merger maupun konsolidasi.

Dony menegaskan bahwa tidak ada pegawai yang akan dikurangi dalam proses restrukturisasi ini. “Seluruh karyawan tidak akan ada yang kita kurangi. Mereka akan menjadi bagian dari perusahaan-perusahaan hasil konsolidasi. Karena tadi pemikiran kita, kita tidak mau juga menzalimi karyawan. Karena itu kan bukan salah mereka,” jelasnya.

Fokus utama Danantara adalah memperbaiki struktur perusahaan dan menghilangkan berbagai sumber inefisiensi, bukan mengurangi jumlah pekerja.

Artikel Terkait