🔴 Breaking
Teknologi

China Kuasai Pasar Robot Humanoid dengan Pengembangan yang Pesat

Pemerintah China mengklaim telah menciptakan lebih dari 400 model robot humanoid, menjadikannya sebagai pemimpin dalam industri robotika global. Selain itu, China juga mendominasi pasar robot berkaki...

Sekar Wangi

Penulis

02 August 2026
7 kali dibaca
China Kuasai Pasar Robot Humanoid dengan Pengembangan yang Pesat
Sumber gambar: tekno.kompas.com

Pemerintah China mengumumkan bahwa mereka telah mengembangkan lebih dari 400 model robot humanoid untuk berbagai keperluan, mulai dari sektor industri hingga layanan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT). Menurut MIIT, jumlah tersebut mencakup lebih dari separuh total model robot humanoid yang ada di seluruh dunia. Penting untuk dicatat bahwa angka tersebut merujuk pada jumlah model yang telah dikembangkan, bukan jumlah unit yang diproduksi atau dijual.

Selain robot humanoid, China juga mengklaim bahwa mereka memimpin pasar robot berkaki empat, dengan prediksi bahwa pada paruh pertama tahun 2026, robot quadruped yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan China akan menyumbang hampir 70 persen dari penjualan global. Namun, MIIT tidak merinci nilai atau jumlah unit penjualan untuk pasar robot quadruped di tingkat global.

Perkembangan Pesat Industri Robotika

MIIT menyatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan kemajuan pesat dalam industri robotika di China, yang didukung oleh ekosistem manufaktur yang kuat, rantai pasokan yang efisien, dan investasi besar di sektor teknologi tinggi. Saat ini, industri robot humanoid di China mulai memasuki tahap produksi massal dan komersialisasi.

Klaim dari MIIT ini sejalan dengan data dari Counterpoint Research yang dirilis pada Januari 2026. Laporan tersebut menunjukkan bahwa pada tahun 2025, terdapat 16.000 unit robot humanoid yang terinstal di seluruh dunia, dengan China menyumbang lebih dari 80 persen dari total tersebut. Empat produsen robot humanoid asal China bahkan berhasil masuk dalam daftar lima besar produsen robot global.

Pabrikan Robot Humanoid Teratas

Menurut Counterpoint, lima perusahaan dengan jumlah instalasi robot humanoid terbesar menguasai 73 persen pangsa pasar global pada tahun 2025. AGIBOT dari Shanghai menempati posisi teratas dengan pangsa pasar hampir 32 persen. Perusahaan yang baru berdiri pada tahun 2023 ini telah memproduksi lebih dari 5.000 robot humanoid dan mulai memasarkan produknya di sektor perhotelan, hiburan, manufaktur, dan logistik. Unitree berada di posisi kedua dengan pangsa pasar 27 persen, dikenal sebelumnya melalui robot berkaki empat dan kini juga menjadi pemain utama di bidang robot humanoid.

UBTECH menempati peringkat ketiga dengan pangsa pasar sedikit di atas 5 persen, di mana robot seri Walker mereka telah digunakan di lini produksi berbagai produsen otomotif. Leju, yang berbasis di Shenzhen, juga masuk dalam lima besar dengan pangsa pasar sekitar 5 persen, berkat robot seri KUAVO yang dikembangkan bersama Huawei Cloud. Satu-satunya produsen dari luar China yang masuk dalam lima besar adalah Tesla, yang menguasai hampir 5 persen pangsa pasar berkat peningkatan produksi robot humanoid Optimus Gen 2 dan Gen 2.5.

Counterpoint memprediksi bahwa rencana produksi massal Optimus generasi ketiga pada tahun 2026 akan semakin mempercepat adopsi robot humanoid di industri otomotif.

Ambisi China dalam Kecerdasan Buatan

Perkembangan robotika di China juga sejalan dengan ambisi negara tersebut dalam bidang kecerdasan buatan. Dalam acara World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 yang berlangsung pada 17-20 Juli 2026, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China (NDRC) bersama beberapa kementerian meluncurkan Rencana Aksi Pengembangan Kerja Sama Kecerdasan Buatan. Dokumen ini mencakup delapan agenda utama, termasuk penyediaan data berkualitas dan pengembangan ekosistem open source.

Secara keseluruhan, teknologi embodied intelligence, yang mencakup AI yang diterapkan pada robot fisik seperti robot humanoid, masih berada pada tahap awal di China. Meskipun demikian, pasar untuk teknologi ini diperkirakan akan tumbuh pesat dalam beberapa tahun ke depan. Proyeksi industri yang dikutip dari Gasgoo memperkirakan nilai pasar embodied intelligence di China akan mencapai 400 miliar yuan atau sekitar Rp 1.000 triliun pada tahun 2030, dan bisa melampaui 1 triliun yuan atau sekitar Rp 2.675 triliun pada tahun 2035. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan ratusan model robot humanoid saat ini menjadi dasar bagi China untuk memperkuat posisinya di industri robotika global.

Artikel Terkait