Berlangganan →
Update
Pemkot Jakarta Utara Kerja Sama dengan FKDM untuk Bimbingan Kewaspadaan Dini Mahasiswi FEBI UIN Saizu Raih Medali Perunggu di Lomba Video Kreator Nasional --- Pria Surabaya Didiagnosis Kanker Ginjal di Usia 30-an, Alami Gejala Awal yang Mengkhawatirkan --- Pengembalian Dana Nasabah Aek Nabara Sebesar Rp 28 Miliar, BNI Meminta Maaf Menteri Luar Negeri Sugiono Ajukan Izin Lintas Udara untuk AS Kisah Pria Surabaya Bertahan Hidup dengan Satu Ginjal di Usia 35 Akibat Kanker Bank Indonesia Pertahankan BI Rate di 4,75% pada April 2026 Jerman Kirim Tiga Kapal untuk Amankan Pelayaran di Selat Hormuz Hari Kartini, Guru Besar UNAIR Soroti Esensi Keberdayaan dan Beban Ganda Wanita Video Mie Instan Bisa Difermentasi Menjadi 'Tempe', Berikut Penjelasannya Pemkot Jakarta Utara Kerja Sama dengan FKDM untuk Bimbingan Kewaspadaan Dini Mahasiswi FEBI UIN Saizu Raih Medali Perunggu di Lomba Video Kreator Nasional --- Pria Surabaya Didiagnosis Kanker Ginjal di Usia 30-an, Alami Gejala Awal yang Mengkhawatirkan --- Pengembalian Dana Nasabah Aek Nabara Sebesar Rp 28 Miliar, BNI Meminta Maaf Menteri Luar Negeri Sugiono Ajukan Izin Lintas Udara untuk AS Kisah Pria Surabaya Bertahan Hidup dengan Satu Ginjal di Usia 35 Akibat Kanker Bank Indonesia Pertahankan BI Rate di 4,75% pada April 2026 Jerman Kirim Tiga Kapal untuk Amankan Pelayaran di Selat Hormuz Hari Kartini, Guru Besar UNAIR Soroti Esensi Keberdayaan dan Beban Ganda Wanita Video Mie Instan Bisa Difermentasi Menjadi 'Tempe', Berikut Penjelasannya
Pendidikan

Hari Kartini, Guru Besar UNAIR Soroti Esensi Keberdayaan dan Beban Ganda Wanita

Prof Dr Emy Susanti dari UNAIR menekankan pentingnya kesetaraan dan otonomi perempuan di tengah tantangan ekonomi global.

Raihan Fadhila 22 April 2026 7 pembaca news.espos.id news.espos.id
Hari Kartini, Guru Besar UNAIR Soroti Esensi Keberdayaan dan Beban Ganda Wanita
news.espos.id
Pakar Sosiologi Gender dari Universitas Airlangga (UNAIR), Prof Dr Emy Susanti Dra MA, memberikan analisis mendalam tentang kesetaraan gender, otonomi, serta beban ganda yang dihadapi perempuan dalam konteks dinamika ekonomi global. Dalam penjelasannya, Prof Emy menekankan bahwa kesetaraan tidak hanya sekadar isu hak, tetapi juga terkait dengan kemampuan perempuan untuk mengambil keputusan yang memengaruhi hidup mereka. Ia menjelaskan bahwa dalam situasi ekonomi yang terus berubah, perempuan sering kali harus menghadapi tantangan tambahan yang membuat mereka lebih rentan. Prof Emy juga menggarisbawahi pentingnya dukungan sosial dan kebijakan yang mendukung keberdayaan perempuan. Ia menyoroti bahwa tanpa adanya langkah konkret untuk mengurangi beban ganda, perempuan akan terus berjuang untuk mencapai kesetaraan yang sejati. Melihat perkembangan ini, diharapkan ada perhatian lebih dari berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi perempuan, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang ada.
Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait