Bandung - Suasana riuh di Trans Studio Mall (TSM) Bandung seakan sirna ketika puluhan ibu berkumpul di sebuah meja panjang yang dipenuhi berbagai bahan makanan. Di antara potongan semangka, melon, kiwi, stroberi, anggur, dan semangkuk ubi ungu kukus yang telah dihaluskan, berdiri Chef Adit Tian siap memberikan demo masak. Acara berlangsung pada Sabtu (26/9/2026) dan menjadi momen yang dinantikan oleh para ibu di area booth Frisian Flag.
Sesi demo memasak dimulai dengan Chef Adit yang menunjukkan langkah-langkah meracik hidangan. Para peserta tampak terfokus, banyak yang mengangguk-angguk sambil membayangkan kesibukan di dapur mereka setiap pagi. Kegiatan #TanggalMerahUntukIbu ini bukan hanya sekadar berkumpul, tetapi juga sebagai kesempatan untuk belajar mengatasi rutinitas pagi yang sering membuat stres.
Tiga Resep Praktis untuk Sarapan
Selama proses memasak, Chef Adit berbagi informasi tentang pentingnya memilih bahan yang tepat. Ia menjelaskan bahwa hidangan tidak perlu rumit untuk bisa disebut lezat dan creamy. Tiga menu andalannya hari itu adalah Cheese Fruit Salad, Creamy Garlic Bread, dan camilan Churros Ube. Untuk Cheese Fruit Salad, Chef Adit menunjukkan cara membuat dressing dengan mencampurkan mayones, Frisian Flag Bendera Kental Manis, air lemon, dan cream cheese. Ia menekankan bahwa susu kental manis dalam resep ini tidak hanya menambah rasa manis alami, tetapi juga memberikan tekstur yang sempurna.
Chef Adit juga memperkenalkan Churros Ube sebagai kreasi yang unik dan mudah dibuat di rumah. Dengan bahan dasar ubi ungu kukus, tepung terigu, telur, sedikit gula dan garam, mentega, serta Frisian Flag UHT Full Cream, adonan digoreng hingga renyah. Churros Ube disajikan dengan saus ube yang terbuat dari Frisian Flag Kental Manis, memberikan rasa yang seimbang dengan sentuhan creamy dan milky. "Simple untuk sarapan, mudah untuk dibuat. Cukup mudah untuk dikreasikan di rumah," ungkap Chef Adit.
Praktik Langsung di Dapur
Konsentrasi para peserta sangat terlihat, mengingat urusan dapur di pagi hari sering kali menjadi tantangan tersendiri. Nana (32) dan Nur Aini (39) yang antusias berada di barisan depan, bahkan ikut serta dalam praktik membuat Creamy Garlic Bread di bawah bimbingan Chef Adit. Dengan semangat, mereka mencampurkan cream cheese dan susu, memanggang roti dengan mentega dan bawang putih cincang, lalu menatanya dengan rapi. Pengalaman langsung ini membuat mereka tertawa dan merasa penasaran.
Setelah menyelesaikan hidangan, keduanya berbagi cerita bahwa pagi hari adalah waktu yang paling repot di rumah. Tantangan terbesar mereka bukan hanya kelelahan memasak, tetapi juga mencari ide masakan. "Ide kreasinya itu yang bikin kita tantangan. Karena kan setiap hari itu selalu harus berbeda-beda, dan itu kita yang khawatirnya takut kurang gizinya gitu," ujar mereka.
Ketika sesi pembagian food sampling tiba, Nana dan Nur Aini mencicipi hasil karya mereka dan menu lainnya dengan penuh antusiasme. Wajah mereka menunjukkan kepuasan, karena resep yang baru saja dipraktikkan tidak hanya enak, tetapi juga sangat praktis untuk diterapkan di rumah. "Menariknya buat sarapan simpel, praktis, terus tetap nikmat & creamy juga buat anak dan buat semuanya," puji Nana.
Setelah sesi memasak berakhir, meja yang sebelumnya penuh bahan kini mulai dirapikan. Namun, semangat para ibu tetap tinggi. Nana dan Nur Aini sudah merencanakan untuk segera mencoba resep-resep ini di dapur mereka. "Pasti, pasti. Kita terapin setiap hari," ucap mereka serentak saat ditanya tentang kesiapan membuat bekal untuk hari Senin. Mereka sepakat bahwa acara edukasi tersebut sangat seru dan bermanfaat. Di tengah keramaian mal yang masih berlangsung hingga senja, para ibu yang meninggalkan booth Frisian Flag pulang dengan semangat baru, siap menghadapi tantangan di dapur pagi hari dengan cara yang menyenangkan.