🔴 Breaking
Industri AI China Melonjak, Tercatat 6.600 Perusahaan dengan Nilai Mencapai Rp 3.100 Triliun Inovasi Digital: Akta Kelahiran Bayi Kini Tersedia Secara Instan Pembukaan 17 Sekolah Nasional Terintegrasi untuk 1.360 Siswa di Indonesia --- Rupiah Tertekan di Awal Hari, Dampak Ketidakpastian Timur Tengah dan Harga Minyak --- BERPUSAT PADA MASYARAKAT | Melihat Papua dari Sisi yang Jarang Terekam Dunia Aturan Baru YouTube: Monetisasi Kini Lebih Ketat bagi Kreator Baru Peringatan Dokter Mengenai Mi Ayam 'Micin Brutal', Bahaya bagi Kesehatan Jantung Destry Damayanti Dipandang Sebagai Pemimpin Adaptif untuk Bank Indonesia Kesalahan Ketik Nama Akun Membuat Pria Tak Bersalah Dipenjara Selama 18 Bulan Rahasia Kesehatan Nenek 111 Tahun yang Patut Dicontoh Industri AI China Melonjak, Tercatat 6.600 Perusahaan dengan Nilai Mencapai Rp 3.100 Triliun Inovasi Digital: Akta Kelahiran Bayi Kini Tersedia Secara Instan Pembukaan 17 Sekolah Nasional Terintegrasi untuk 1.360 Siswa di Indonesia --- Rupiah Tertekan di Awal Hari, Dampak Ketidakpastian Timur Tengah dan Harga Minyak --- BERPUSAT PADA MASYARAKAT | Melihat Papua dari Sisi yang Jarang Terekam Dunia Aturan Baru YouTube: Monetisasi Kini Lebih Ketat bagi Kreator Baru Peringatan Dokter Mengenai Mi Ayam 'Micin Brutal', Bahaya bagi Kesehatan Jantung Destry Damayanti Dipandang Sebagai Pemimpin Adaptif untuk Bank Indonesia Kesalahan Ketik Nama Akun Membuat Pria Tak Bersalah Dipenjara Selama 18 Bulan Rahasia Kesehatan Nenek 111 Tahun yang Patut Dicontoh
Kesehatan

Inovasi Digital: Akta Kelahiran Bayi Kini Tersedia Secara Instan

Pemerintah Indonesia meluncurkan sistem digital untuk penerbitan akta kelahiran bayi baru lahir melalui aplikasi SATU SEHAT, memungkinkan orang tua menerima akta di hari yang sama setelah bayi diberi...

Sekar Wangi

Penulis

11 August 2026
7 kali dibaca
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat meluncurkan digitalisasi Akta Kelahiran Bayi Baru Lahir (BBL) (Foto: Aura Zahradiva Penggalih/detikHealth)
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat meluncurkan digitalisasi Akta Kelahiran Bayi Baru Lahir (BBL) (Foto: Aura Zahradiva Penggalih/detikHealth)

Pada Selasa, 11 Agustus, pemerintah resmi meluncurkan digitalisasi akta kelahiran untuk bayi baru lahir melalui aplikasi SATU SEHAT. Dengan sistem ini, orang tua dapat menerima akta kelahiran melalui email atau WhatsApp, asalkan bayi sudah memiliki nama.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri. "Nah, kali ini kita juga bekerja sama dengan Kemendagri, dengan Pak Tito, supaya mengintegrasikan data SATUSEHAT dengan data kependudukan," ujarnya dalam konferensi pers.

Integrasi Data untuk Efisiensi

Budi juga mengungkapkan rencananya untuk mengintegrasikan data SATU SEHAT dengan kementerian lain, termasuk Kementerian Sosial, Kementerian Agama, dan BPJS. "Nah data itu mau integrasikan lagi. Sehingga data Satu Sehat ini nanti benar-benar terintegrasi dengan data Kemensos, terintegrasi dengan data Kemendagri, terintegrasi dengan data Kementerian Agama, terintegrasi dengan data Kementerian Sosial dan BPJS," lanjutnya.

Manfaat bagi Bayi yang Baru Lahir

Selain akta kelahiran, inisiatif ini juga bertujuan untuk mendukung perubahan kartu keluarga dan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA). Budi berharap peluncuran digitalisasi akta kelahiran ini dapat memberikan banyak manfaat bagi bayi yang baru lahir di Indonesia. "Mudah-mudahan banyak manfaatnya dan bisa melihat bayi-bayi lahir," pungkasnya.

Artikel Terkait