🔴 Breaking
Ekonomi

Menteri Bahlil Tindak Lanjuti Pemadaman Listrik dengan Panggilan kepada PLN

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, memanggil manajemen PLN untuk membahas pemadaman listrik yang terjadi akibat gangguan teknis di PLTGU Jawa 1.

Fayra Nugroho

Penulis

11 June 2026
4 kali dibaca
Menteri Bahlil Tindak Lanjuti Pemadaman Listrik dengan Panggilan kepada PLN
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai pelantikan pejabat Kementerian ESDM, Rabu (6/5/2026). Bahlil menjabarkan mengenai rencana penggunaan CNG. (Liputan6.com/Christian)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengambil langkah cepat untuk menangani masalah kelistrikan yang menyebabkan pemadaman di berbagai daerah baru-baru ini. Ia menegaskan bahwa insiden ini tidak ada hubungannya dengan pasokan energi primer yang disuplai ke PT PLN (Persero).

Bahlil mengungkapkan bahwa ia telah memanggil pihak manajemen PLN ke kantornya untuk melakukan identifikasi dan mencari solusi atas gangguan yang dikeluhkan oleh masyarakat. "Sampai dengan hari ini, bahkan malam ini, saya masih menggelar rapat dengan PLN di kantor untuk membahas dan menyelesaikan masalah ini," jelas Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Penyebab Pemadaman Bukan karena Suplai Batu Bara

Ia juga menanggapi isu yang menyebutkan bahwa kelangkaan batu bara menjadi penyebab utama pemadaman. Menurutnya, pemerintah telah memastikan alokasi ratusan juta ton batu bara untuk menjaga keandalan pasokan listrik nasional. "Kalau ada yang mengatakan masalah ini karena batu bara langka, itu tidak benar. Penugasan DMO (Domestic Market Obligation) kita sudah mencapai 170 juta ton," tegas Bahlil.

Walaupun demikian, Bahlil mengakui adanya masalah teknis pada mesin pembangkit PLN. Ia berjanji bahwa perbaikan akan dilakukan dalam waktu dekat. "Memang ada beberapa trouble (masalah) pada mesin yang dilaporkan oleh PLN, dan kami akan menyelesaikannya secepat mungkin. Kemarin pemulihannya memang belum maksimal, tetapi saat ini kita lakukan percepatan. Kami upayakan agar segera tidak ada lagi pemadaman," imbuhnya.

Stok Batu Bara Aman dan Koordinasi dengan PLN

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, juga mengonfirmasi penyebab pemadaman di sejumlah daerah dan menolak rumor mengenai kemungkinan pemadaman listrik susulan yang berskala luas. Ia menegaskan bahwa stok batu bara sebagai sumber energi utama dalam kondisi aman. "Tidak ada pasokan batu bara yang menipis, itu pasti. Yang terjadi adalah beberapa gangguan terkait teknis," ungkap Anggia kepada wartawan di Kantor Kementerian ESDM.

Kementerian ESDM telah melakukan koordinasi intensif dengan PLN untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Anggia meminta masyarakat tidak terpengaruh oleh isu pemadaman bergilir yang tidak jelas sumbernya. "Kami sudah berkomunikasi dengan PLN untuk memitigasi risiko. Jadi, kalau ada isu-isu yang menyebutkan akan ada pemadaman lanjutan dan lain-lain, itu dipastikan tidak benar," tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa gangguan kelistrikan ini tidak ada kaitannya dengan evaluasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan tambang batu bara yang sedang berlangsung. "Pak Menteri sudah jelas menyampaikan terkait RKAB ini ada relaksasi bertahap. Kami melihat kebutuhan industri dengan tetap mempertimbangkan kuota batu bara yang tersedia. Jadi, sekali lagi, tidak ada gangguan terkait pasokan atau suplai energi untuk PLN," tutupnya.

Artikel Terkait