🔴 Breaking
Penyebab Keracunan Massal di Kediri Terungkap, Ditemukan Bakteri E. Coli dalam Makanan UIN Saizu Mengumumkan Pemenang Business Case dan Karya Tulis Ilmiah KSEI YIF 5.0 2026 --- Rupiah Melemah ke Level 17.884, Dipengaruhi Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed --- Pernyataan Kontroversial Terhadap Shin Tae-yong, Apa yang Mendorong Agresi di Tengah Tekanan? Pengalaman Seru Siswa SMPII Al Abidin Karanganyar dalam Belajar Demokrasi di DPRD Bahlil Menegaskan Pentingnya Kesepakatan Harga untuk Jaringan Listrik ASEAN Ancaman Kecerdasan Buatan: Apa yang Harus Dikhawatirkan? Peningkatan Kasus Influenza A 'Super Flu' di 13 Provinsi, IDAI Ingatkan Bahaya untuk Anak-anak Mendorong Kemandirian Santri Melalui KKN Tematik UIN Saizu Pengembangan Bioetanol Dapat Ciptakan 8 Juta Kesempatan Kerja di Indonesia Penyebab Keracunan Massal di Kediri Terungkap, Ditemukan Bakteri E. Coli dalam Makanan UIN Saizu Mengumumkan Pemenang Business Case dan Karya Tulis Ilmiah KSEI YIF 5.0 2026 --- Rupiah Melemah ke Level 17.884, Dipengaruhi Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed --- Pernyataan Kontroversial Terhadap Shin Tae-yong, Apa yang Mendorong Agresi di Tengah Tekanan? Pengalaman Seru Siswa SMPII Al Abidin Karanganyar dalam Belajar Demokrasi di DPRD Bahlil Menegaskan Pentingnya Kesepakatan Harga untuk Jaringan Listrik ASEAN Ancaman Kecerdasan Buatan: Apa yang Harus Dikhawatirkan? Peningkatan Kasus Influenza A 'Super Flu' di 13 Provinsi, IDAI Ingatkan Bahaya untuk Anak-anak Mendorong Kemandirian Santri Melalui KKN Tematik UIN Saizu Pengembangan Bioetanol Dapat Ciptakan 8 Juta Kesempatan Kerja di Indonesia
Ekonomi

Pertamina Raih Penghargaan IABC 2026 lewat Kampanye Digital untuk Misi Kemanusiaan

PT Pertamina (Persero) meraih penghargaan Best Digital and Social Media Campaign dalam IABC Indonesia Awarding Night 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas kampanye komunikasi digital Pertamina yang mengangkat peran perusahaan dalam penanganan bencana dan penyediaan energi bagi masyarakat terdampak.

Fehardian Rahaja

Penulis

21 September 2026
15 kali dibaca
PT Pertamina (Persero) meraih penghargaan Best Digital and Social Media Campaign dalam IABC Indonesia Awarding Night 2026 di Le Meridien Hotel, Jakarta Pusat, Jumat, 18 September 2026.
PT Pertamina (Persero) meraih penghargaan Best Digital and Social Media Campaign dalam IABC Indonesia Awarding Night 2026 di Le Meridien Hotel, Jakarta Pusat, Jumat, 18 September 2026.

PT Pertamina (Persero) meraih penghargaan Best Digital and Social Media Campaign dalam International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awarding Night 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Le Meridien Hotel, Jakarta Pusat, pada Jumat, 18 September 2026. Pengakuan itu diberikan atas kampanye komunikasi digital dan media sosial Pertamina dalam menyampaikan informasi mengenai peran perusahaan kepada masyarakat. Kampanye tersebut menggunakan pendekatan humanis dengan mengangkat situasi yang dihadapi masyarakat, termasuk ketika terjadi bencana alam. Melalui kanal digital, Pertamina menyampaikan informasi mengenai upaya perusahaan dalam menjaga ketersediaan energi sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

IABC Soroti Pentingnya Komunikasi yang Humanis

Ketua Panitia IABC Indonesia Awards 2026 Jeane Niode Sindy mengatakan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), membuat aspek kepercayaan dan dampak nyata semakin penting dalam praktik komunikasi. “Teknologi dapat membantu akselerasi proses, namun integritas, empati, dan human touch tetap menjadi penentu utama reputasi sebuah institusi,” ungkap Jeane. Menurut Jeane, IABC Indonesia Awards tidak hanya menjadi ajang pemberian penghargaan. Ajang tersebut juga menjadi bentuk pengakuan terhadap praktik komunikasi yang dinilai inovatif, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Pertamina Angkat Respons Bencana dalam Kampanye Digital

VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap upaya komunikasi terintegrasi yang dilakukan perusahaan, terutama dalam penanganan bencana. Ia mengatakan penghargaan itu sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi Pertamina untuk meningkatkan kualitas program komunikasinya. “Apresiasi ini tentunya sekaligus sebagai evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas program komunikasi ke depannya. Kami ingin pesan dan kampanye komunikasi yang dijalankan semakin memberikan dampak positif yang nyata, sejalan dengan tujuan Pertamina untuk terus menggerakkan Indonesia melalui semangat ‘Energizing Indonesia’,” jelas Baron.

Salah satu materi utama dalam kampanye tersebut menyoroti respons Pertamina ketika terjadi bencana alam. Melalui berbagai kanal digital, perusahaan menyampaikan informasi mengenai upaya menjaga ketahanan dan pasokan energi di wilayah terdampak. Informasi yang disampaikan juga mencakup penyaluran bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat. Kampanye tersebut berangkat dari kondisi di lapangan ketika bencana dapat mengganggu distribusi energi, akses transportasi, hingga fasilitas umum.

Energi Dibutuhkan untuk Mendukung Penanganan Bencana

Baron menjelaskan bahwa ketersediaan energi menjadi bagian penting dalam fase tanggap darurat. BBM dan LPG, misalnya, dibutuhkan untuk mendukung operasional alat berat, transportasi relawan dan proses evakuasi, hingga pembangkit daya darurat. “Tema utama yang kami angkat adalah bagaimana Pertamina menyambungkan kembali pasokan dan harapan yang terputus di kala bencana. Sebagai BUMN energi, peran Pertamina sangat krusial pada fase tanggap darurat untuk memastikan energi seperti BBM dan LPG tetap menyokong operasional alat berat untuk membuka akses yang terputus, sumber bahan bakar untuk moda transportasi yang menunjang mobilisasi relawan dan evakuasi korban, hingga untuk memenuhi sumber pembangkit daya darurat yang sangat dibutuhkan, seperti di fasilitas kesehatan, penampungan sementara, dan dapur umum,” ujar Baron.

Menurut Baron, kebutuhan energi dan logistik dasar juga menjadi bagian penting ketika masyarakat kehilangan akses dan membutuhkan tempat perlindungan. “Ketika akses terputus dan masyarakat membutuhkan tempat berlindung akibat bencana, kebutuhan energi serta pasokan logistik dasar menjadi hal utama agar aktivitas penyelamatan dan pelayanan pengungsi dapat berjalan lancar. Melalui kampanye media sosial, kami berupaya mengoptimalkan peran tersebut dengan berbagai cara agar dapat menjangkau masyarakat di daerah terdampak bencana secara lebih luas dan memperkuat rasa saling peduli di tengah situasi darurat.” 

Artikel Terkait