🔴 Breaking
Festival Merah Putih Bogor 2026 Hadir Sebulan Penuh, Warga Diajak Rayakan Kemerdekaan dengan Puluhan Agenda Kebangsaan Pertumbuhan Pesat Smartphone Premium, Samsung dan Apple Mendominasi Pasar RS Sardjito Hentikan Praktik Mahasiswi PPDS Setelah Komentar Viral Kemenhub Lakukan Audit pada KMP Mutiara Sentosa 2 Pasca Kebakaran Meta PHK Ribuan Karyawan Sambil Investasi Besar-besaran di AI, Zuckerberg Tegaskan AI Tak Gantikan Manusia --- Kehilangan Empati di Kalangan Tenaga Kesehatan: Dampak Burnout yang Tak Teratasi --- Bank Mega Syariah Investasikan Rp 180 Miliar untuk Proyek PMJ Tower Google Lakukan Restrukturisasi di Divisi AI, Demis Hassabis Mundur dari Posisi CEO DeepMind IDI Memanggil Dokter Terkait Dugaan Penghinaan Terhadap Pasien BPJS Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II 2026 Capai 5,29%, Pasar Respon Positif Festival Merah Putih Bogor 2026 Hadir Sebulan Penuh, Warga Diajak Rayakan Kemerdekaan dengan Puluhan Agenda Kebangsaan Pertumbuhan Pesat Smartphone Premium, Samsung dan Apple Mendominasi Pasar RS Sardjito Hentikan Praktik Mahasiswi PPDS Setelah Komentar Viral Kemenhub Lakukan Audit pada KMP Mutiara Sentosa 2 Pasca Kebakaran Meta PHK Ribuan Karyawan Sambil Investasi Besar-besaran di AI, Zuckerberg Tegaskan AI Tak Gantikan Manusia --- Kehilangan Empati di Kalangan Tenaga Kesehatan: Dampak Burnout yang Tak Teratasi --- Bank Mega Syariah Investasikan Rp 180 Miliar untuk Proyek PMJ Tower Google Lakukan Restrukturisasi di Divisi AI, Demis Hassabis Mundur dari Posisi CEO DeepMind IDI Memanggil Dokter Terkait Dugaan Penghinaan Terhadap Pasien BPJS Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II 2026 Capai 5,29%, Pasar Respon Positif
Teknologi

Pertumbuhan Pesat Smartphone Premium, Samsung dan Apple Mendominasi Pasar

Smartphone kelas premium mengalami peningkatan penjualan yang signifikan di pasar global pada paruh pertama tahun 2026, dengan Samsung dan Apple menjadi pemimpin pasar.

Eko Prasetyo

Penulis

06 August 2026
6 kali dibaca
Pertumbuhan Pesat Smartphone Premium, Samsung dan Apple Mendominasi Pasar
Sumber gambar: tekno.kompas.com

Pasar smartphone kelas premium menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan pada semester pertama tahun 2026. Smartphone dalam kategori ini, yang dijual dengan harga rata-rata di atas 600 dolar AS (sekitar Rp 10,7 juta), mengalami kenaikan penjualan sebesar 5 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menurut laporan dari Counterpoint Research. Kenaikan ini juga mendorong pangsa pasar ponsel premium mencapai rekor tertinggi, yaitu 29 persen, dibandingkan dengan 25 persen pada semester I-2025 dan 20 persen pada semester I-2022.

Counterpoint menyebutkan bahwa pertumbuhan pesat smartphone premium ini dipengaruhi oleh kenaikan harga komponen dan memori, yang lebih berdampak pada segmen ponsel kelas bawah dan menengah.

Strategi Produsen Smartphone Premium

Analis Senior Counterpoint, Harshit Rastogi, menjelaskan bahwa produsen smartphone premium lebih mampu menyerap kenaikan biaya komponen berkat margin keuntungan yang lebih tinggi serta pengurangan program promosi. Hal ini menjaga permintaan di segmen premium meskipun pasar masih menghadapi tantangan. "Ketika harga smartphone Android kelas menengah naik, selisih harganya dengan ponsel flagship, terutama model lama yang mendapat diskon, menjadi semakin tipis. Kondisi ini membuat perangkat flagship menjadi pilihan upgrade yang lebih menarik," ungkap Rastogi.

Beberapa produsen juga memperluas program cicilan, tukar tambah (trade-in), dan buyback untuk mempermudah akses konsumen terhadap ponsel premium. Samsung, misalnya, telah memperluas program Galaxy Forever ke lebih banyak negara untuk meningkatkan aksesibilitas terhadap perangkat flagship. Program ini memungkinkan konsumen membayar setengah harga perangkat melalui skema cicilan selama satu tahun, setelah itu pengguna dapat mengembalikan, melakukan upgrade, atau melunasi sisa harga perangkat.

Dominasi Apple dan Samsung di Pasar Premium

Dalam laporan tersebut, Counterpoint merinci bahwa Apple masih memimpin pasar smartphone premium dengan pangsa mencapai 65 persen pada enam bulan pertama tahun 2026. Namun, angka ini mengalami penurunan dibandingkan 74 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan Apple tetap tumbuh 9 persen YoY berkat performa seri iPhone 17, terutama model regulernya. Meski demikian, posisi Apple mulai tertekan di China, pasar smartphone premium terbesar di dunia, akibat meningkatnya persaingan dari merek lokal seperti Huawei, Xiaomi, Oppo, dan Vivo.

Samsung berada di posisi kedua dengan pangsa pasar 19 persen setelah mencatat pertumbuhan sebesar 3 persen. Salah satu faktor pendorong pertumbuhan ini adalah fitur Privacy Display yang diperkenalkan melalui Galaxy S26 series, di mana Galaxy S26 Ultra menyumbang lebih dari separuh penjualan lini tersebut. Counterpoint juga mencatat bahwa Oppo mengalami pertumbuhan tertinggi, yaitu 69 persen, didorong oleh seri Find X9 dan peluncuran model baru pada April 2026. Sementara Vivo mencatat pertumbuhan 20 persen berkat ponsel X300 series yang lebih laris dibandingkan pendahulunya.

Menurut Analis Senior Counterpoint, Karn Chauhan, fokus untuk meningkatkan penjualan smartphone premium akan menjadi strategi utama bagi industri ini. Ia menyatakan bahwa produsen kini tidak hanya mengejar volume penjualan, tetapi juga berupaya meningkatkan nilai dan keuntungan dengan memperbesar kontribusi perangkat premium. "Para vendor kini menyasar segmen ponsel mahal demi menjaga margin di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan," jelas Chauhan. Selain itu, siklus penggantian smartphone yang semakin panjang membuat konsumen cenderung memilih perangkat premium yang dianggap memiliki usia pakai lebih lama.

Counterpoint juga memprediksi bahwa Apple dan Samsung akan terus mempertahankan dominasi mereka di segmen premium berkat ekosistem perangkat yang kuat, kekuatan merek, serta posisi yang solid di pasar negara maju. Sementara itu, di China, Huawei dan Xiaomi diperkirakan akan terus memperbesar pangsa pasar premium seiring dengan perluasan portofolio flagship dan pengembangan ekosistem perangkat mereka.

Artikel Terkait