Di Bandung, sejumlah pelanggan restoran Korea 88 Seoul yang terletak di Paskal 23 dilaporkan mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan di sana. Jumlah mereka yang terdampak diklaim melebihi 200 orang. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa kasus seperti ini akan ditangani dan diselidiki oleh otoritas kesehatan setempat.
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menjelaskan bahwa investigasi akan melibatkan puskesmas, dinas kesehatan, serta Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) setempat. "Kasus lokal seperti ini akan diinvestigasi dan ditangani oleh puskesmas, dinkes dan Balai POM setempat," ungkap Aji saat dikonfirmasi.
Dugaan Keracunan Viral di Media Sosial
Dugaan keracunan ini menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah beberapa pelanggan melaporkan keluhan kesehatan setelah makan di restoran tersebut. Beberapa gejala yang dilaporkan antara lain diare, mual, muntah, nyeri perut, hingga demam tinggi. Di platform Threads, beredar klaim bahwa jumlah orang yang mengalami keracunan mencapai 284, meskipun angka tersebut belum terkonfirmasi secara resmi.
Salah satu pelanggan, melalui akun Threads @nittachandra, menyatakan bahwa ia mengalami diare, demam, dan menggigil setelah makan di restoran tersebut pada 3 Oktober 2026. "Subuhnya langsung diare sampe 3x, besoknya sampe demam tinggi dan menggigil," tulisnya. Ia juga menambahkan bahwa diare yang dialaminya berlangsung hingga sekitar 15 kali, dan setelah memeriksakan diri, keluhannya dinyatakan sebagai keracunan makanan.
Pengalaman serupa juga dibagikan oleh akun @nikearh, yang datang bersama keluarganya pada tanggal yang sama. Ia melaporkan bahwa suami dan salah satu anaknya mengalami demam serta diare berkali-kali setelah makan. "Aku sekeluarga juga makan tanggal segitu, malamnya anak aku sama suami aku demam diare sampai berkali-kali," tulisnya. Selain itu, akun @adrian.hkg juga mengaku mengalami demam, menggigil, mual, dan diare setelah makan di restoran tersebut pada tanggal yang sama.
Langkah Restoran untuk Menangani Masalah
Menanggapi laporan dari pelanggan, pihak restoran 88 Seoul 23 Paskal Bandung memutuskan untuk menghentikan sementara operasional pada 7-8 Oktober 2026. Penghentian ini dilakukan untuk melakukan pembersihan dan sanitasi secara menyeluruh serta mengevaluasi proses dan standar operasional di gerai.
"Sebagai tindak lanjut atas laporan yang telah kami terima dari sejumlah pelanggan, 88 SEOUL 23 Paskal Bandung akan menghentikan sementara operasional pada 7-8 Oktober 2026," demikian pernyataan dari pihak restoran. Mereka juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang mengalami ketidaknyamanan setelah berkunjung. "Keamanan, kualitas, dan kenyamanan pelanggan selalu menjadi prioritas kami," tambahnya. Restoran berkomitmen untuk memberikan perhatian dan pendampingan yang diperlukan kepada pelanggan serta memprioritaskan kesehatan mereka.