🔴 Breaking
Prabowo Pimpin Rapat Paripurna Dewan Energi Nasional di Istana Lambatnya Pembaruan Data Desil Menghambat Layanan BPJS untuk Pasien Penyakit Kronis Inovasi Unit Pengering Surya Biomassa Hasil Kolaborasi UNDIP dan Unwahas --- Kenaikan Suku Bunga The Fed Berdampak pada Penurunan Nilai Rupiah --- Kemenkes Laporkan Peningkatan Kasus Influenza A, Balita Menjadi Kelompok Paling Terinfeksi Inovasi BarakaPAY: Mahasiswa UIN Saizu dan ITS Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM Hari Perhubungan Nasional 2026: Menelusuri Sejarah dan Beragam Promo Menariknya Fakultas Dakwah UIN Saizu Selenggarakan PkM di Seoul, Soroti Kosmopolitanisme Islam --- Penurunan Harga Perak Antam Menjadi Rp 41.900 per Gram --- BGN Hentikan Sementara 1.276 SPPG, 654 Diusulkan Tutup Permanen Prabowo Pimpin Rapat Paripurna Dewan Energi Nasional di Istana Lambatnya Pembaruan Data Desil Menghambat Layanan BPJS untuk Pasien Penyakit Kronis Inovasi Unit Pengering Surya Biomassa Hasil Kolaborasi UNDIP dan Unwahas --- Kenaikan Suku Bunga The Fed Berdampak pada Penurunan Nilai Rupiah --- Kemenkes Laporkan Peningkatan Kasus Influenza A, Balita Menjadi Kelompok Paling Terinfeksi Inovasi BarakaPAY: Mahasiswa UIN Saizu dan ITS Tingkatkan Pembiayaan untuk UMKM Hari Perhubungan Nasional 2026: Menelusuri Sejarah dan Beragam Promo Menariknya Fakultas Dakwah UIN Saizu Selenggarakan PkM di Seoul, Soroti Kosmopolitanisme Islam --- Penurunan Harga Perak Antam Menjadi Rp 41.900 per Gram --- BGN Hentikan Sementara 1.276 SPPG, 654 Diusulkan Tutup Permanen
Teknologi

Realme Mundur dari Pasar Tiongkok, Fokus pada Ekspansi Global

Produsen smartphone Realme mengumumkan penghentian penjualan di Tiongkok untuk lebih memfokuskan sumber daya pada pasar internasional, termasuk Eropa.

Eko Prasetyo

Penulis

17 July 2026
96 kali dibaca
Realme Mundur dari Pasar Tiongkok, Fokus pada Ekspansi Global
Sumber gambar: tekno.kompas.com

Produsen smartphone asal Tiongkok, Realme, mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan penjualannya di pasar domestik Tiongkok dan akan lebih memprioritaskan pasar global. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Realme China, Xu Qi Chase, melalui sebuah surat berbahasa Mandarin yang dipublikasikan di platform media sosial Weibo.

Chase menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk memungkinkan perusahaan memusatkan sumber daya dalam rangka memperkuat ekspansi di pasar internasional. "Belajar fokus membutuhkan keberanian yang besar. Hari ini saya mengumumkan bahwa Realme akan menghentikan bisnisnya di China untuk sementara waktu," ungkap Chase. Dia menambahkan, "Ke depannya kami akan memusatkan sumber daya untuk mengembangkan pasar global, berfokus pada performa dan gaming, serta menghadirkan teknologi terdepan kepada pengguna di seluruh dunia."

Komitmen Terhadap Pengguna di Tiongkok

Meskipun menghentikan operasional di Tiongkok, Realme menjamin bahwa pengguna yang telah memiliki perangkat di negara tersebut tidak perlu khawatir. Penjualan produk yang masih ada, layanan purna jual, dan garansi akan tetap dikelola oleh tim resmi Oppo.

Perubahan pada Sistem Operasi

Selain menghentikan bisnis di Tiongkok, Realme juga mengumumkan perubahan signifikan pada perangkat lunaknya. Antarmuka pengguna (UI) Realme UI akan dihentikan dan digantikan oleh ColorOS, sistem operasi yang saat ini digunakan oleh Oppo. Pengguna Realme akan mendapatkan pembaruan ke ColorOS setelah versi terbaru dari sistem operasi tersebut dirilis dan tersedia untuk perangkat mereka.

Chase menyatakan, "Ini adalah perubahan yang rasional bagi kami, dan kami sudah memikirnya secara matang. Terima kasih kepada para pengguna Realme di China dan berbagi perjalanannya bersama kami selama ini."

Chase tidak mengonfirmasi apakah penghentian operasional di Tiongkok ini bersifat permanen atau hanya sementara, karena ia hanya menyebutkan "menjeda" operasional. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa keputusan ini mungkin tidak bersifat final.

Artikel Terkait