🔴 Breaking
Anthropic Resmi Daftar IPO di Nasdaq dengan Kode ANT Menyelami Transformasi Layanan Kesehatan di Forum Pemimpin Detikcom Siswa SDII Al Abidin Boyolali Ciptakan Proyek Teknologi Melalui Coding dan IoT Rupiah Tertekan di Level 18.140 per Dolar AS, Prediksi Pergerakan Hari Ini Meta Siapkan Skema Saham untuk Menghadapi Pajak Kekayaan di California Indonesia Didorong Membangun Kepercayaan Pasien untuk Pengobatan Dalam Negeri Kenaikan Harga Emas Terkait Penurunan Harga Minyak Inovasi Teknologi Robotik dan Kecerdasan Buatan di Siloam International Hospitals Meningkatkan Kesembuhan Pasien UIN Saizu Mengajukan Klarifikasi Hasil Verifikasi Keterbukaan Informasi ke Komisi Informasi Pusat 34 UMKM Majalengka Siapkan 2,4 Juta Genteng untuk Program Gentengisasi Anthropic Resmi Daftar IPO di Nasdaq dengan Kode ANT Menyelami Transformasi Layanan Kesehatan di Forum Pemimpin Detikcom Siswa SDII Al Abidin Boyolali Ciptakan Proyek Teknologi Melalui Coding dan IoT Rupiah Tertekan di Level 18.140 per Dolar AS, Prediksi Pergerakan Hari Ini Meta Siapkan Skema Saham untuk Menghadapi Pajak Kekayaan di California Indonesia Didorong Membangun Kepercayaan Pasien untuk Pengobatan Dalam Negeri Kenaikan Harga Emas Terkait Penurunan Harga Minyak Inovasi Teknologi Robotik dan Kecerdasan Buatan di Siloam International Hospitals Meningkatkan Kesembuhan Pasien UIN Saizu Mengajukan Klarifikasi Hasil Verifikasi Keterbukaan Informasi ke Komisi Informasi Pusat 34 UMKM Majalengka Siapkan 2,4 Juta Genteng untuk Program Gentengisasi
Teknologi

OnePlus Resmi Mundur dari Pasar Amerika Utara dan Eropa

Perusahaan smartphone asal Tiongkok, OnePlus, mengumumkan penghentian operasional di Amerika Utara dan Eropa, menandai keluarnya mereka dari kedua pasar tersebut. Meskipun tidak meluncurkan produk bar...

Maya Soraya Larasati

Penulis

17 July 2026
149 kali dibaca
OnePlus Resmi Mundur dari Pasar Amerika Utara dan Eropa
Sumber gambar: tekno.kompas.com

Perusahaan smartphone yang berbasis di Tiongkok, OnePlus, telah mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan semua aktivitas operasional di wilayah Amerika Utara dan Eropa. Keputusan ini menandakan bahwa OnePlus akan keluar dari kedua pasar tersebut.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis, OnePlus menyebutkan, "Sebagai bagian dari penyesuaian strategi global secara proaktif, OnePlus telah memutuskan untuk mengakhiri peluncuran produk baru di Eropa dan Amerika Utara." Sebelumnya, perusahaan ini sempat membantah spekulasi mengenai penutupan bisnisnya di pasar Barat, menegaskan bahwa aktivitas mereka di Amerika Utara tetap berjalan normal. Namun, kini mereka telah memastikan bahwa tidak akan ada peluncuran produk baru di kedua kawasan tersebut.

Dukungan Layanan Tetap Berlanjut

Meskipun OnePlus tidak akan menghadirkan produk baru, mereka menegaskan bahwa pengguna di Amerika Utara dan Eropa akan tetap mendapatkan dukungan layanan untuk perangkat yang sudah ada. Pembaruan perangkat lunak dan patch keamanan akan terus diberikan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Layanan pelanggan juga akan tetap tersedia untuk menangani klaim garansi serta dukungan purnajual.

OnePlus juga mengumumkan bahwa layanan komunitas mereka di Amerika Utara akan mengalami perubahan. Situs web dan aplikasi OnePlus Community dijadwalkan akan ditutup pada 16 Agustus 2026 pukul 23.59 waktu Eastern Time (ET). Forum ini sebelumnya merupakan tempat bagi pengguna untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai produk OnePlus.

Perubahan Sistem Operasi dan Fokus di India

Setelah penutupan forum, pengguna di Amerika Utara tidak akan dapat mengaksesnya lagi. Sementara itu, OnePlus Community dan toko resmi di Eropa masih akan beroperasi, meskipun perusahaan belum mengungkapkan batas waktu untuk layanan tersebut. Selain menghentikan peluncuran produk baru, OnePlus juga mengumumkan bahwa semua perangkat yang memenuhi syarat akan beralih dari sistem operasi OxygenOS ke ColorOS melalui pembaruan Android 17 di semua wilayah.

Di tengah keputusan untuk mundur dari pasar Amerika Utara dan Eropa, OnePlus memastikan bahwa operasional mereka di India akan tetap berjalan normal. Mereka berencana untuk meluncurkan sejumlah produk baru di negara tersebut, termasuk OnePlus N6x yang saat ini sedang dipersiapkan. Pengumuman ini juga menegaskan rumor yang telah beredar mengenai masa depan OnePlus di pasar Barat, setelah sebelumnya perusahaan ini membantah kabar tentang penghentian operasional di dua kawasan tersebut.

Artikel Terkait