🔴 Breaking
Strategi Khusus Meta untuk Menghadapi Pajak Miliarder di California Upaya Indonesia Meningkatkan Kemandirian Industri Farmasi Nasional Kegiatan ICT Camp di SDII Al Abidin Sragen, Siswa Berinovasi Melalui Coding dan Robotik Pos Indonesia Fokus pada Restrukturisasi Keuangan Setelah Penurunan Peringkat Obligasi Perkembangan Terkini Kualitas Udara Singapura di Tengah Kabut Asap UPITRA dan SMA Marsudirini Muntilan Gelar Workshop Karier Impian Melalui MoU Pemerintah Pastikan Penerbitan SBN Sesuai Target untuk Jaga Defisit 2,85% BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan di Beberapa Wilayah hingga Akhir Oktober --- Kegiatan English Camp Siswa SDII Al Abidin Boyolali untuk Pelajari Bahasa dan Budaya Global --- Kenaikan Harga Gula Pasir di Papua Pegunungan Capai Rp 33.125 per Kg Strategi Khusus Meta untuk Menghadapi Pajak Miliarder di California Upaya Indonesia Meningkatkan Kemandirian Industri Farmasi Nasional Kegiatan ICT Camp di SDII Al Abidin Sragen, Siswa Berinovasi Melalui Coding dan Robotik Pos Indonesia Fokus pada Restrukturisasi Keuangan Setelah Penurunan Peringkat Obligasi Perkembangan Terkini Kualitas Udara Singapura di Tengah Kabut Asap UPITRA dan SMA Marsudirini Muntilan Gelar Workshop Karier Impian Melalui MoU Pemerintah Pastikan Penerbitan SBN Sesuai Target untuk Jaga Defisit 2,85% BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan di Beberapa Wilayah hingga Akhir Oktober --- Kegiatan English Camp Siswa SDII Al Abidin Boyolali untuk Pelajari Bahasa dan Budaya Global --- Kenaikan Harga Gula Pasir di Papua Pegunungan Capai Rp 33.125 per Kg
Teknologi

Strategi Khusus Meta untuk Menghadapi Pajak Miliarder di California

Meta Inc. merancang skema saham khusus bagi CEO Mark Zuckerberg sebagai respons terhadap usulan pajak kekayaan miliarder di California yang dapat mencapai miliaran dolar.

Eko Prasetyo

Penulis

26 October 2026
7 kali dibaca
CEO Meta Mark Zuckerberg meramal miliaran orang akan memiliki agen kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pribadi dalam lima tahun ke depan.
CEO Meta Mark Zuckerberg meramal miliaran orang akan memiliki agen kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pribadi dalam lima tahun ke depan.

Meta Inc. sedang mempersiapkan skema saham khusus untuk CEO Mark Zuckerberg di tengah ancaman usulan pajak kekayaan miliarder di California, Amerika Serikat. Dengan skema ini, Zuckerberg dapat menjual sebagian saham baru untuk memenuhi kewajiban pajak yang diperkirakan bisa mencapai miliaran dolar AS. Sebagai bagian dari kesepakatan, Zuckerberg berkomitmen untuk tetap berada di California atau di lokasi kantor pusat Meta selama delapan tahun ke depan.

Kesepakatan ini berkaitan dengan usulan pajak kekayaan miliarder yang dikenal sebagai Proposition 40. Kebijakan ini mengusulkan pajak satu kali sebesar 5 persen atas kekayaan miliarder dan dijadwalkan untuk diputuskan melalui pemungutan suara bulan depan. Pengumuman mengenai kesepakatan ini disampaikan oleh Meta pada Rabu, 28 Oktober 2026. Meta menilai keberadaan Zuckerberg dalam kepemimpinan dan operasional perusahaan dari kantor pusat di California sangat penting, terutama di tengah persaingan yang semakin ketat di industri kecerdasan buatan (AI).

Detail Skema Saham untuk Zuckerberg

Dalam kesepakatan tersebut, Zuckerberg akan mendapatkan saham Kelas C yang tidak memiliki hak suara. Saham ini dapat dijual untuk membantu membayar potensi kewajiban pajak jika usulan pajak miliarder California disetujui. Zuckerberg diizinkan untuk menjual 20 persen dari saham Kelas C baru yang diterimanya, yang setara dengan 10 persen dari total kepemilikan ekonominya di Meta. Dengan cara ini, Zuckerberg dapat memperoleh dana untuk membayar pajak tanpa kehilangan kendali suara atas perusahaan yang didirikannya.

Menurut Forbes, kekayaan bersih Zuckerberg mencapai 239,3 miliar dolar AS. Dengan jumlah tersebut, potensi kewajiban pajak dari usulan kebijakan California bisa mencapai miliaran dolar. Selain kesepakatan khusus untuk Zuckerberg, Meta juga mengumumkan rencana rekapitalisasi saham tanpa hak suara. Mulai 19 Januari 2027, pemegang saham akan menerima satu saham Kelas C untuk setiap saham Kelas A dan Kelas B yang mereka miliki. Meta berencana untuk menjual saham-saham tersebut secara bertahap, dengan dana yang diperoleh dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan perusahaan, termasuk penggalangan modal, kompensasi karyawan, dan akuisisi.

Perdebatan Tentang Pajak Miliarder

Usulan pajak kekayaan miliarder di California telah memicu perdebatan mengenai dampaknya terhadap penerimaan negara bagian dan keberadaan pengusaha kaya. Anggota DPR AS dari Partai Demokrat, Ro Khanna, mendukung usulan tersebut sebagai langkah untuk memperbarui sistem perpajakan di tengah konsentrasi kekayaan yang semakin meningkat. Sementara itu, Senator AS Bernie Sanders berpendapat bahwa pajak kekayaan miliarder sebesar 5 persen dapat membantu mempertahankan jaminan kesehatan bagi sekitar 3 juta penduduk. Sanders juga menyoroti besarnya dana yang telah dikeluarkan oleh para miliarder untuk menentang kebijakan tersebut.

Di sisi lain, ekonom Peter Schiff memperingatkan bahwa kebijakan itu berpotensi mendorong pengusaha kaya untuk meninggalkan California, yang dapat mengurangi basis pajak negara bagian. Di tengah perdebatan ini, Meta juga menghadapi kebutuhan investasi besar untuk mengembangkan teknologi AI.

Artikel Terkait