Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengidentifikasi beberapa wilayah di Indonesia yang berpotensi mengalami kekeringan dengan status peringatan Waspada, Siaga, hingga Awas. Saat ini, sekitar 75 persen wilayah Indonesia masih berada dalam musim kemarau. Menurut klasifikasi BMKG, beberapa daerah termasuk dalam kategori peringatan kekeringan untuk Dasarian III bulan Oktober, yang mencakup periode dari 21 hingga 31 Oktober 2026.
BMKG menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah yang mengalami musim kemarau untuk menghemat penggunaan air dan memanfaatkan sumber daya air dengan bijak. Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan sampah, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan pada siang hari jika memungkinkan.
Wilayah dengan Peringatan Awas
Beberapa daerah yang masuk dalam kategori peringatan Awas mencakup:
- Banten
- Sumatera Selatan
- Jawa Barat
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Selatan
- Gorontalo
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Maluku
- Maluku Utara
- Papua Selatan
Wilayah dengan Peringatan Siaga dan Waspada
Untuk kategori Siaga, berikut adalah wilayah yang teridentifikasi:
- Bangka Belitung
- Bali
- Banten
- Jawa Timur
- Kalimantan Tengah
- Maluku
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Tenggara
- Papua Selatan
Sementara itu, wilayah yang termasuk dalam kategori Waspada adalah:
- Bangka Belitung
- Banten
- Jawa Tengah
- Bali
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Gorontalo
- Sulawesi Tengah
- Papua Selatan
Dengan adanya informasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghadapi potensi kekeringan yang terjadi.