Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) terus berupaya memperluas fasilitasnya dengan pembangunan gedung keempat yang kini telah memasuki tahap topping off. Proyek ini ditargetkan selesai dan mulai beroperasi pada kuartal pertama tahun 2027.
Pembangunan gedung baru ini telah mencapai tahap topping off hanya dalam sepuluh bulan setelah peletakan batu pertama yang dilakukan pada bulan Desember 2025. Pencapaian ini dirayakan dalam sebuah seremoni sebagai bagian dari ekspansi fasilitas MHTG.
Strategi Ekspansi untuk Menjadi Pusat Rujukan Kanker
Ekspansi ini merupakan langkah strategis bagi Mayapada Healthcare untuk memperkuat posisi MHTG sebagai pusat rujukan kanker di wilayah Banten. Pengembangan ini mencakup peningkatan layanan onkologi yang lebih canggih, nyaman, dan terintegrasi, mulai dari deteksi dini hingga perawatan lanjutan.
Dalam seremoni tersebut, Presiden Komisaris Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir, menyatakan bahwa pengembangan MHTG adalah investasi jangka panjang untuk meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di Indonesia, terutama dalam menghadapi kebutuhan pengobatan kanker yang semakin kompleks. "Ekspansi Mayapada Hospital Tangerang bukan sekadar penambahan gedung, tetapi merupakan investasi strategis jangka panjang kami untuk memperkuat daya saing layanan kesehatan nasional," ujarnya.
Peningkatan Layanan Medis dan Kolaborasi Internasional
Presiden Direktur & CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia, menambahkan bahwa ekspansi MHTG penting untuk memperkuat kemampuan layanan medis, terutama dalam penanganan kanker dan layanan unggulan lainnya. "Penanganan kanker maupun kasus medis kompleks lainnya membutuhkan lebih dari sekadar teknologi canggih, tetapi juga keahlian medis dan kolaborasi lintas spesialis yang kuat," jelasnya.
Dia juga menjelaskan bahwa fasilitas baru ini akan terintegrasi dengan layanan yang ada di tiga gedung MHTG, sehingga penanganan pasien dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan terkoordinasi. "Kami juga terus meningkatkan kompetensi dokter dan tenaga kesehatan melalui kolaborasi strategis, salah satunya dengan Apollo Hospitals India," tambahnya.
Hospital Director MHTG, dr. Nurhidayati Endah Puspita Sari, MARS, FISQua, CHQP, menyatakan bahwa kepercayaan masyarakat Tangerang dan Banten selama lebih dari 17 tahun menjadi motivasi bagi MHTG untuk terus mengembangkan fasilitas dan meningkatkan kualitas layanan. "Pengembangan gedung baru ini memperkuat komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan yang berpusat pada pasien," ujarnya.
Gedung tambahan MHTG akan dibangun di atas lahan seluas 7.643 m², terdiri dari sembilan lantai dan satu basement, dengan sebagian besar area akan digunakan untuk Oncology Center yang menyediakan layanan kanker terpadu.
Fasilitas ini akan dilengkapi dengan layanan Kedokteran Nuklir, termasuk Digital PET Scan, serta mamografi, poliklinik onkologi, kemoterapi rawat jalan, dan ruang rawat inap khusus pasien kanker. Layanan tersebut juga akan terintegrasi dengan radioterapi menggunakan Linear Accelerator (LINAC), menjadikan MHTG sebagai rumah sakit pertama di Banten yang menawarkan layanan ini.
Untuk memperkuat layanan kanker terpadu, MHTG juga akan membentuk Tumor Board, yang merupakan forum kolaborasi dokter spesialis dan subspesialis dalam menentukan terapi yang tepat bagi pasien. Selain itu, MHTG menyediakan Patient Navigator yang akan mendampingi pasien dan keluarga di setiap tahap perawatan.