🔴 Breaking
Ekonomi

Festival Nglinting Tembakau Dorong Ekonomi Lokal Temanggung

Lomba Nglinting Tembakau yang diadakan di Temanggung, Jawa Tengah, melibatkan 230 peserta dan bertujuan untuk memperkenalkan tembakau lokal serta melestarikan tradisi.

Fehardian Rahaja

Penulis

25 October 2026
6 kali dibaca
Ilustrasi tembakau. (Dok. ist)
Ilustrasi tembakau. (Dok. ist)

Sebanyak 230 peserta berpartisipasi dalam Lomba Nglinting Tembakau yang berlangsung di Temanggung, Jawa Tengah, pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh panitia dan pemerintah daerah untuk melestarikan tradisi lintas generasi serta memperluas pasar bagi produk tembakau lokal.

Bupati Agus Setyawan menyatakan harapannya agar festival ini dapat memperkuat identitas daerah dan menjadi daya tarik bagi sektor pariwisata di Temanggung. Menurutnya, tradisi melinting tembakau kini mulai dilihat sebagai peluang untuk mendorong ekonomi lokal. Melalui lomba ini, masyarakat dan pemerintah berupaya memperkenalkan tembakau lembutan khas Temanggung dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk tembakau rakyat.

Melestarikan Tradisi dan Meningkatkan Daya Tarik Ekonomi

Ketua Panitia Lomba Nglinting Tembakau, Yudha Sudarmaji, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk menjaga tradisi melinting tembakau agar tetap dikenal oleh generasi mendatang. Ia menyebutkan bahwa aktivitas nglinting semakin diminati, terutama oleh kalangan anak muda dan konsumen dari luar daerah. Dengan adanya lomba ini, diharapkan tembakau lokal tidak hanya bertahan sebagai bagian dari tradisi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi ekonomi yang lebih signifikan.

“Memberikan peluang pasar agar ini bisa terkenal sehingga masyarakat bisa membeli tembakau rakyat ini. Maka lomba ini mudah-mudahan bisa mengangkat sektor ekonomi di bidang pertembakauan, khususnya di Temanggung,” ungkap Yudha.

Meningkatkan Pengenalan Produk Tembakau

Upaya untuk memperluas pengenalan produk tembakau menjadi penting bagi daerah yang memiliki identitas kuat sebagai penghasil tembakau. Dengan menjangkau konsumen di luar wilayah Temanggung, diharapkan produk tembakau rakyat dapat memiliki peluang pasar yang lebih luas.

Bupati Agus Setyawan menambahkan bahwa lomba nglinting tidak hanya bertujuan untuk memasarkan produk lokal, tetapi juga untuk meningkatkan daya tarik wisata Temanggung. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang memperkenalkan kekhasan daerah dan menjaga kearifan lokal terkait tembakau.

“Kita harus tetap menjunjung tinggi kearifan di Temanggung berkaitan dengan tembakau, maka teman-teman mengadakan festival lomba nglinting. Mudah-mudahan ini menjadi satu daya tarik banyak daerah di Temanggung, dan harapannya acara seperti ini bisa terus kita adakan dan gaung Temanggung akan semakin membaik,” ujar Agus.

Pengembangan kegiatan berbasis tradisi ini berpotensi untuk memperkenalkan potensi daerah kepada pengunjung yang lebih luas. Dampak ekonomi dari kegiatan tersebut akan semakin terasa jika promosi juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk mereka dan menjangkau konsumen baru.

Pemerintah daerah berharap bahwa pelestarian tradisi melinting tembakau dapat sejalan dengan upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Artikel Terkait