Perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic telah secara resmi mengajukan dokumen pendaftaran untuk penawaran saham perdana (IPO) pada hari Senin, 26 Oktober 2026. Dokumen tersebut diajukan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk mencatatkan sahamnya di bursa Nasdaq dengan kode "ANT".
Dalam dokumen pendaftaran tersebut, Anthropic melaporkan pendapatan sebesar 16,3 miliar dollar AS (sekitar Rp 295,6 triliun) untuk enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026. Pendapatan ini menunjukkan peningkatan lebih dari 13 kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, di mana pendapatan tercatat sebesar 1,2 miliar dollar AS (sekitar Rp 21,8 triliun). Namun, di periode yang sama, perusahaan mengalami kerugian bersih sebesar 80,7 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.463,5 triliun), yang sebagian besar disebabkan oleh penyesuaian akuntansi terkait perjanjian pendanaan.
Rencana dan Target IPO
Anthropic belum mengungkapkan target valuasi untuk IPO maupun jumlah saham yang akan dilepas ke publik. Detail lebih lanjut tentang IPO ini diperkirakan akan tersedia dalam dua pekan mendatang, saat perusahaan menyerahkan dokumen pembaruan setelah mengukur minat dari calon investor. Menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut, perusahaan berencana untuk melantai di bursa pada pekan yang dimulai 16 November 2026, meskipun jadwal ini masih dapat berubah.
Melalui IPO ini, Anthropic diperkirakan dapat mengumpulkan dana hingga 100 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.813,5 triliun) atau lebih, dengan valuasi yang diperkirakan berada di kisaran 1,5 triliun hingga 2 triliun dollar AS (sekitar Rp 27.202,5 triliun hingga Rp 36.270 triliun). Jika target penggalangan dana tersebut tercapai, IPO ini akan melampaui rekor yang dipegang oleh SpaceX, yang berhasil mengumpulkan 75 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.360,1 triliun) pada IPO-nya pada bulan Juni 2026.
Persiapan dan Dukungan dalam IPO
Awalnya, IPO Anthropic diperkirakan akan berlangsung pada bulan Oktober, tetapi penundaan hingga November memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk membagikan laporan keuangan kuartal ketiga kepada calon investor. Goldman Sachs dan Morgan Stanley telah ditunjuk sebagai dua bank utama yang akan mendampingi proses IPO ini, bersama dengan 20 penjamin emisi lainnya. Morgan Stanley juga akan bertindak sebagai agen stabilisasi yang bertugas mengawasi perdagangan saham Anthropic setelah perusahaan melantai di bursa.
Dokumen S-1 yang diajukan juga menyertakan informasi mengenai pemegang saham terbesar di Anthropic. CEO Anthropic, Dario Amodei, memiliki atau mengendalikan sekitar 245 juta lembar saham. Selain Dario, enam pendiri lainnya masing-masing memiliki lebih dari 200 juta lembar saham Kelas A, termasuk Daniela Amodei, Tom Brown, Jack Clark, Jared Kaplan, Sam McCandlish, dan Christopher Olah.