Jakarta - Tyler Mane, aktor yang berperan sebagai Sabretooth dalam film X-Men (2000) serta Deadpool & Wolverine (2024), baru-baru ini mengungkapkan kabar mengejutkan mengenai kondisi kesehatannya. Di usia 59 tahun, mantan pegulat profesional ini mengumumkan bahwa ia telah didiagnosis menderita kanker payudara, sebuah penyakit yang umumnya lebih dikenal menyerang wanita.
Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Mane dengan emosional membagikan pengalamannya saat memulai sesi kemoterapi pertamanya. "Saya punya kabar buruk: Saya mulai menjalani kemoterapi hari ini. Satu dari 750 pria akan didiagnosis menderita kanker payudara seumur hidup mereka, dan saya adalah salah satunya," katanya dalam video tersebut.
Perjuangan Melawan Stigma
Mane mengakui bahwa reaksi awalnya setelah mengetahui diagnosis tersebut adalah keinginan untuk menyembunyikannya karena merasa malu. Namun, setelah mempelajari lebih lanjut tentang penyakit ini, ia memilih untuk berbicara demi menghilangkan stigma dan meningkatkan kesadaran di kalangan pria.
Kondisi Langka yang Sering Diabaikan
Menurut Mane, kanker payudara pada pria merupakan kondisi yang "sangat langka," hanya menyumbang sekitar 1 persen dari total kasus kanker payudara di seluruh dunia. Karena kelangkaan ini, gejala penyakit sering kali diabaikan, baik oleh pasien maupun tenaga medis. Ia menceritakan bahwa dokter-dokternya sempat mengabaikan benjolan yang ada pada tubuhnya. Beruntung, istrinya terus mendesaknya untuk melakukan operasi pengangkatan benjolan tersebut lebih awal.
"Saya baru tahu bahwa pria justru lebih rentan didiagnosis pada stadium lanjut karena penyakit ini jarang dibicarakan dan jarang diperiksa. Faktanya, semua dokter saya sempat mengabaikannya, dan hanya karena istri saya mendesak untuk mengangkat benjolan itulah saya bisa menanganinya lebih awal," ungkapnya.
Berdasarkan data dari American Cancer Society, diperkirakan sekitar 2.670 pria akan terdiagnosis kanker payudara invasif setiap tahunnya. Sebagai perbandingan, jumlah kasus pada wanita jauh lebih tinggi, mencapai 321.910 kasus baru. Data ilmiah menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup pasien kanker payudara dalam jangka waktu lima tahun bisa mencapai 99 persen jika sel kanker masih terlokalisasi. Namun, bahaya utama muncul ketika kanker telah menyebar ke organ tubuh yang jauh, di mana tingkat kelangsungan hidupnya dapat merosot hingga 33 persen.