Jakarta - Apakah Anda pernah merasakan sesak napas saat membungkuk untuk mengikat sepatu? Kondisi ini sebaiknya tidak dianggap remeh. Menurut Dr. Dmitry Yaranov, seorang ahli kardiologi di Baptist Memorial Health Care, Memphis, Tennessee, jika sesak napas terjadi saat melakukan aktivitas sederhana seperti membungkuk, dan bukan disebabkan oleh faktor usia, berat badan, atau kondisi fisik yang buruk, maka ini merupakan sinyal yang perlu diperhatikan. Hal ini dapat mengindikasikan adanya kondisi yang dikenal sebagai bendopnea.
Dr. Yaranov menjelaskan, "Saat Anda membungkuk ke depan, lebih banyak darah kembali ke jantung. Jika tekanan pengisian di dalam jantung sudah tinggi, jantung tidak dapat menangani volume tambahan tersebut." Sesak napas ini dapat muncul dengan cepat dan biasanya akan membaik saat posisi tubuh kembali tegak.
Gejala Lain yang Perlu Diwaspadai
Sesak napas yang dialami bisa menjadi tanda awal dari gagal jantung atau kelebihan cairan dalam tubuh. "Tubuh Anda sedang mengirimkan pesan, bukan kesalahpahaman," tegasnya. Menurut informasi dari Mayo Clinic, sesak napas saat beraktivitas, berbaring, membungkuk, atau bahkan saat istirahat memang merupakan gejala yang sering terkait dengan gagal jantung. Gejala lain yang perlu diperhatikan meliputi kelelahan, pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, dan telapak kaki, serta detak jantung yang cepat atau tidak teratur.
Pentingnya Pemeriksaan Medis
Gejala awal gagal jantung dapat berkembang secara perlahan, namun terkadang juga muncul secara tiba-tiba. Gagal jantung terjadi ketika otot jantung tidak dapat memompa darah dengan baik, yang dapat menyebabkan penumpukan darah dan cairan di paru-paru, sehingga sering kali mengakibatkan sesak napas. Dr. Yaranov menekankan bahwa jika Anda sering merasakan sesak napas saat membungkuk, hal ini tidak boleh diabaikan. "Sampaikan. Periksakan diri. Itu penting," ujarnya.