Pakar komunikasi politik Dr. Suko Widodo dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (UNAIR) memberikan pandangannya mengenai kebijakan yang melibatkan BAKOM dan media tunawisma. Menurutnya, kerjasama ini memiliki potensi untuk meningkatkan efektivitas komunikasi publik.
Pentingnya Kerjasama dalam Komunikasi Publik
Dr. Suko menekankan bahwa kolaborasi antara BAKOM dan media tunawisma dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan informasi yang lebih inklusif kepada masyarakat. Media tunawisma, yang seringkali tidak mendapatkan perhatian, memiliki akses langsung kepada kelompok-kelompok yang terpinggirkan, sehingga informasi yang disampaikan dapat lebih relevan dan tepat sasaran.
Implikasi Kebijakan BAKOM
Lebih lanjut, Dr. Suko menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya akan memperluas jangkauan informasi, tetapi juga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses komunikasi. Dengan melibatkan media yang mewakili suara-suara yang sering diabaikan, BAKOM dapat menciptakan ruang dialog yang lebih terbuka dan demokratis.
Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membangun kesadaran publik dan mendorong partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat, terutama mereka yang berada dalam kondisi rentan.