🔴 Breaking
Kesehatan

BGN Menanggapi Isu Viral Terkait Prabowo dan Program MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi mengenai informasi yang beredar di media sosial yang mengaitkan Presiden Prabowo Subianto dengan keuntungan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Me...

Sabina Almira

Penulis

14 June 2026
9 kali dibaca
BGN Menanggapi Isu Viral Terkait Prabowo dan Program MBG
Foto: Getty Images/iStockphoto/Dariia Havriusieva

Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara mengenai narasi yang beredar di media sosial yang menyebutkan adanya pembagian keuntungan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto. Kepala BGN, Nanik S Deyang, menegaskan bahwa informasi yang viral tersebut tidak benar dan tidak pernah berasal dari pernyataannya maupun lembaga yang dipimpinnya.

"Saya menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut tidak benar. Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang dicantumkan dalam pesan yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan," ujar Nanik dalam keterangan tertulisnya pada hari Sabtu (13/6/2026).

Disinformasi yang Menyesatkan

Nanik menjelaskan bahwa informasi yang beredar merupakan bentuk disinformasi yang dapat menyesatkan masyarakat dan memicu kegaduhan di ruang publik. Ia mengungkapkan bahwa sering kali ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang mencatut nama pejabat publik untuk membangun narasi tertentu yang bersifat provokatif dan dapat memicu reaksi masyarakat.

Oleh karena itu, Nanik mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi yang beredar, terutama yang berasal dari media sosial atau aplikasi percakapan. "Masyarakat perlu memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi. Jangan mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang tidak jelas asal-usulnya karena dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat," tambahnya.

Pentingnya Verifikasi Informasi

Nanik menegaskan bahwa semua informasi dan pernyataan resmi BGN hanya disampaikan melalui saluran komunikasi resmi lembaga, seperti siaran pers, situs web resmi, atau akun media sosial yang terverifikasi. Dengan demikian, informasi yang beredar di luar kanal resmi tersebut tidak dapat dijadikan rujukan yang sah.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh konten yang belum terverifikasi kebenarannya. Menurut Nanik, ruang digital yang sehat hanya dapat terwujud jika masyarakat mengedepankan fakta dan melakukan pengecekan informasi sebelum menyebarkannya kepada orang lain.

Lebih lanjut, Nanik menegaskan bahwa BGN tetap fokus pada pelaksanaan tugas dan mandat pemerintah dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Program MBG adalah salah satu prioritas pemerintah yang menyasar berbagai kelompok penerima manfaat, termasuk anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Ia berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang mengandung unsur manipulatif, provokatif, atau fitnah. "Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia digital serta mengedepankan verifikasi informasi. BGN akan terus fokus menjalankan tugas dan program pelayanan kepada masyarakat sesuai amanat yang diberikan pemerintah," tutup Nanik.

Artikel Terkait