🔴 Breaking
Teknologi

China Memulai Produksi Massal Chip RAM Baru untuk Smartphone

China mengambil langkah besar untuk mandiri dalam industri semikonduktor dengan memulai produksi massal chip DRAM generasi kelima yang dirancang untuk smartphone.

Fayra Nugroho

Penulis

23 September 2026
6 kali dibaca
Ilustrasi memori RAM CXMT.
Ilustrasi memori RAM CXMT.

China telah mengambil langkah signifikan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Amerika Serikat (AS) dalam sektor semikonduktor. Perusahaan semikonduktor yang berbasis di China, ChangXin Memory Technologies (CXMT), baru saja mengumumkan bahwa mereka telah memulai produksi massal chip Dynamic Random Access Memory (DRAM) generasi kelima. Chip ini menggunakan teknologi fabrikasi 11,95 nanometer (nm) dan ditujukan untuk memproduksi memori LPDDR5X dengan kapasitas 24 gigabit yang diperuntukkan bagi smartphone.

Inisiatif ini merupakan bagian dari usaha China untuk mengembangkan alternatif chip memori domestik, terutama di tengah pembatasan ekspor yang diterapkan oleh AS terhadap berbagai peralatan dan perangkat lunak yang diperlukan dalam manufaktur semikonduktor canggih selama beberapa tahun terakhir. DRAM berfungsi sebagai memori jangka pendek yang digunakan pada perangkat seperti ponsel dan komputer untuk menyimpan data sementara saat aplikasi sedang aktif.

Teknik Fabrikasi Canggih

CXMT, yang berlokasi di Hefei, China, menerapkan teknik quadruple patterning dalam produksi chip terbarunya. Metode ini membagi satu lapisan sirkuit kecil menjadi beberapa tahap proses untuk menghasilkan pola yang lebih halus. Dengan teknik ini, CXMT mampu menempatkan setidaknya 50 persen lebih banyak cetakan chip mentah pada setiap wafer silikon dibandingkan generasi sebelumnya. Namun, angka ini belum mencerminkan jumlah chip yang dapat digunakan secara efektif, karena gross chip dies hanya menghitung semua bentuk chip yang berpotensi diproduksi tanpa mempertimbangkan cacat yang mungkin terjadi selama proses manufaktur.

Jumlah chip yang berhasil melewati proses produksi menjadi sangat penting. Semakin banyak tahapan yang dilalui dalam proses manufaktur, semakin besar kemungkinan munculnya kesalahan. Oleh karena itu, keuntungan biaya dari peningkatan jumlah cetakan chip akan sangat bergantung pada seberapa banyak chip yang dapat diproduksi tanpa cacat.

Inovasi dalam Memori LPDDR5X

Selain memperkenalkan platform manufaktur baru, CXMT juga meluncurkan dua produk LPDDR5X berkapasitas 24 gigabit yang diproduksi menggunakan teknologi terbaru tersebut. Perusahaan mengklaim bahwa chip ini memiliki kapasitas 50 persen lebih besar dibandingkan chip sejenis dari generasi sebelumnya. LPDDR5X adalah jenis memori berdaya rendah yang banyak digunakan pada smartphone kelas atas dan perangkat portabel lainnya. Kapasitas serta efisiensi memori ini sangat berpengaruh terhadap kemampuan perangkat dalam menjalankan aplikasi dan mengelola berbagai proses secara bersamaan.

Walaupun CXMT telah mengumumkan produk baru ini, mereka belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai tingkat keberhasilan produksi atau biaya aktual dari chip generasi kelima tersebut. Jika CXMT dapat mempertahankan tingkat keberhasilan yang tinggi, perusahaan berpotensi untuk memproduksi lebih banyak chip memori yang dapat digunakan dari setiap wafer silikon. Dengan demikian, biaya wafer dapat dibagi menjadi lebih banyak chip yang layak pakai, yang dapat menurunkan biaya produksi per bit dan meningkatkan daya saing CXMT sebagai pemasok LPDDR5X.

CXMT juga berpotensi menjadi sumber pasokan tambahan bagi produsen smartphone dan perangkat portabel, terutama bagi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di China. Saat ini, pasar DRAM global didominasi oleh tiga raksasa, yaitu Samsung Electronics, SK Hynix, dan Micron Technology. Kehadiran pemasok tambahan seperti CXMT dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi produsen perangkat dalam memperoleh chip memori, dan meskipun volume produksi CXMT masih berfokus pada pasar regional, tambahan pasokan ini dapat memberikan tekanan pada harga memori.

Artikel Terkait