🔴 Breaking
Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh 28 Tahun Reformasi: Kritik Itu Perlu, Provokasi Itu Berbeda Soeharto, IMF, dan Pelajaran bagi Indonesia Hari Ini: Ketika Kedaulatan Ekonomi Jadi Sorotan Publik Di Tengah Gelombang Kritik dan Provokasi, Pemerintah Terus Jalankan Program untuk Rakyat BEM Nusantara DIY Gelar Ruang Perempuan dalam Peringatan Hari Buku Nasional 2026 Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh 28 Tahun Reformasi: Kritik Itu Perlu, Provokasi Itu Berbeda Soeharto, IMF, dan Pelajaran bagi Indonesia Hari Ini: Ketika Kedaulatan Ekonomi Jadi Sorotan Publik Di Tengah Gelombang Kritik dan Provokasi, Pemerintah Terus Jalankan Program untuk Rakyat BEM Nusantara DIY Gelar Ruang Perempuan dalam Peringatan Hari Buku Nasional 2026
Politik

Daftar 10 Penemuan Arkeologis Teratas China 2025 Diumumkan

China telah merilis daftar 10 penemuan arkeologis teratas untuk tahun 2025, yang memberikan wawasan baru tentang sejarah dan peradaban negara tersebut selama 5.000 tahun.

Aditya Surya

Penulis

01 May 2026
29 kali dibaca
Daftar 10 Penemuan Arkeologis Teratas China 2025 Diumumkan
Foto gabungan ini memperlihatkan perkakas batu yang dipoles dan ditemukan dari situs Paleolitikum Dadong di Kota Helong, salah satu dari kelompok situs Paleolitikum di Pegunungan Changbai di Provinsi Jilin, China. ANTARA/Xinhua

China baru saja mengumumkan daftar 10 penemuan arkeologis teratas untuk tahun 2025, mencakup lokasi dari Pegunungan Changbai di timur laut hingga kaki Pegunungan Helan di barat laut. Daftar ini, yang dirilis oleh Administrasi Warisan Budaya Nasional pada Rabu (29/4), dianggap sebagai salah satu pengakuan paling otoritatif di bidang arkeologi di negara tersebut.

Daftar ini menyoroti berbagai terobosan yang membantu menjawab pertanyaan sejarah yang telah lama ada, mulai dari aktivitas manusia prasejarah hingga perkembangan urbanisasi di era Neolitik. Penemuan-penemuan ini juga memberikan wawasan tentang tata kelola pemerintahan dan kerajinan tangan selama periode kekaisaran.

Salah satu penemuan paling signifikan adalah sekelompok situs Paleolitik di Pegunungan Changbai, Provinsi Jilin. Proyek ini mencakup area lebih dari 100.000 kilometer persegi dan telah mengidentifikasi lebih dari 1.000 lokasi baru dengan sisa-sisa alat batu. Para arkeolog menyatakan bahwa temuan ini, terutama industri alat obsidian, merekam evolusi teknologi dan adaptasi manusia dari sekitar 220.000 hingga 13.000 tahun lalu, yang diharapkan dapat mengubah pemahaman tentang aktivitas manusia prasejarah di Asia Timur Laut.

Di Provinsi Gansu, situs Nanzuo diakui sebagai contoh puncak dari Budaya Yangshao akhir. Dengan luas sekitar 6 juta meter persegi, situs ini memiliki kompleks tanah padat dan tata letak permukiman multilapis. Penelitian menunjukkan bahwa sistem perencanaan kota tradisional China, yang berbasis pada model sumbu pusat, muncul sekitar 5.000 tahun yang lalu, menandakan awal perencanaan kota dan otoritas politik di Dataran Tinggi Loess.

Situs Teras Langya di Provinsi Shandong juga memberikan konfirmasi arkeologis tentang kunjungan inspeksi oleh Qin Shi Huang, kaisar pertama China, ke wilayah timur. Situs ini diyakini sebagai proyek konstruksi terbesar dari Kekaisaran Qin di wilayah tersebut, yang menggambarkan bagaimana Dinasti Qin dan Han menunjukkan otoritas politik serta memperluas kesadaran maritim.

Di Daerah Otonomi Etnis Hui Ningxia, Situs Tungku Suyukou diidentifikasi sebagai tungku resmi untuk keluarga kerajaan Xia Barat. Penemuan ini adalah kompleks tungku porselen putih halus terbesar yang ditemukan, yang memberikan bukti tentang produksi yang dikendalikan negara di bawah rezim etnis minoritas, serta menggambarkan transisi masyarakat dari tradisi nomaden ke budaya pertanian yang lebih kompleks.

Dengan penemuan-penemuan ini, diharapkan akan ada perkembangan lebih lanjut dalam studi arkeologi dan pemahaman tentang sejarah China yang kaya dan beragam.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait