Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi untuk melanjutkan tren penguatannya pada perdagangan hari Selasa (6/10/2026), setelah ditutup naik 1,36% di atas level psikologis 6.000 pada sesi sebelumnya. Namun, investor perlu tetap waspada terhadap aksi jual yang dilakukan oleh investor asing, yang mencatatkan penjualan bersih sekitar Rp123 miliar, dengan tekanan terbesar pada saham GOTO, BBRI, ASII, UNTR, dan TLKM.
Proyeksi dan Analisis Teknikal IHSG
Beberapa perusahaan sekuritas memberikan analisis teknikal mengenai pergerakan IHSG: BNI Sekuritas memperkirakan bahwa IHSG akan menguji area resistance di level 6.150. Jika gagal menembus level tersebut, IHSG berpotensi mengalami koreksi. Level support diperkirakan berada di kisaran 6.000 hingga 6.070, sedangkan resistance di 6.150 hingga 6.200.
Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyatakan bahwa peluang untuk technical rebound masih ada selama IHSG dapat bertahan di atas level 6.017. Namun, indikator MACD menunjukkan kondisi bearish, sehingga IHSG perlu menembus level 6.140 untuk mencapai target di 6.240. Level support untuk analisis ini adalah antara 5.851 hingga 6.017, dan resistance di 6.140 hingga 6.240.
MNC Sekuritas menambahkan bahwa pergerakan indeks saat ini masih didominasi oleh volume pembelian. Namun, IHSG diperkirakan sedang berada dalam fase wave c dari wave (y), yang membuka kemungkinan terjadinya koreksi. Level support ditetapkan di 5.872 hingga 5.949, dengan resistance di 6.187 hingga 6.297, serta area koreksi di 5.850 hingga 5.911. Beberapa ide perdagangan untuk hari ini termasuk saham CUAN, KPIG, DOOH, MDIA, AMRT, dan VKTR.
Wall Street Mencetak Rekor Baru Didukung Saham Teknologi
Pasar saham di Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan pada perdagangan hari Senin (5/10), didorong oleh lonjakan saham-saham teknologi besar serta perhatian investor terhadap laporan keuangan kuartal III-2026. Indeks utama seperti Nasdaq Composite naik 1,05% dan mencetak rekor penutupan tertinggi baru, diikuti oleh S&P 500 yang menguat 0,66%, dan Dow Jones Industrial Average yang bertambah 0,18%.
Saham teknologi seperti Nvidia mengalami kenaikan sebesar 2,1%, sehingga kapitalisasi pasarnya mencapai US$5,76 triliun. Microsoft juga mencatatkan kenaikan sebesar 1,5%, sementara Meta Platforms dan Tesla masing-masing menguat sekitar 2%. Saham Cerebras Systems melonjak 9% setelah CEO OpenAI, Sam Altman, menyebut perusahaan tersebut sebagai mitra dekat dalam pengembangan chip.