🔴 Breaking
Jadwal Operasional BCA Selama Libur Tahun Baru Islam 2026 --- Kisah Wanita yang Mengabaikan Hipertensi dan Akibatnya Terhadap Kesehatan Ginjal --- UKSW Tingkatkan Kualitas Tenaga Kependidikan Melalui Sertifikasi Microsoft Excel Internasional Kunjungan Menlu Qatar ke Indonesia, Komitmen Investasi Rp 70 Triliun Ditegaskan --- Dwayne Johnson Mengalami Benjolan di Testis akibat Epididimitis, Apa Itu? --- Gugatan Terhadap OpenAI dan Sam Altman: Risiko Fatal ChatGPT Dituding Diabaikan Pendaftaran Mahasiswa Baru UIN Saizu Melalui Jalur UM-Mandiri CBT 2026 Segera Dibuka Kemenhub Temukan Banyak Pelanggaran di 115 Terminal Bus Kandungan Gizi Tinggi Ikan Gabus, Potensi Superfood dari UGM Inovasi China dalam Menciptakan 'Matahari Buatan' yang Revolusioner Jadwal Operasional BCA Selama Libur Tahun Baru Islam 2026 --- Kisah Wanita yang Mengabaikan Hipertensi dan Akibatnya Terhadap Kesehatan Ginjal --- UKSW Tingkatkan Kualitas Tenaga Kependidikan Melalui Sertifikasi Microsoft Excel Internasional Kunjungan Menlu Qatar ke Indonesia, Komitmen Investasi Rp 70 Triliun Ditegaskan --- Dwayne Johnson Mengalami Benjolan di Testis akibat Epididimitis, Apa Itu? --- Gugatan Terhadap OpenAI dan Sam Altman: Risiko Fatal ChatGPT Dituding Diabaikan Pendaftaran Mahasiswa Baru UIN Saizu Melalui Jalur UM-Mandiri CBT 2026 Segera Dibuka Kemenhub Temukan Banyak Pelanggaran di 115 Terminal Bus Kandungan Gizi Tinggi Ikan Gabus, Potensi Superfood dari UGM Inovasi China dalam Menciptakan 'Matahari Buatan' yang Revolusioner
Ekonomi

Jadwal Operasional BCA Selama Libur Tahun Baru Islam 2026

BCA akan menutup seluruh kantor cabangnya pada 16 Juni 2026 bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, namun nasabah tetap dapat melakukan transaksi melalui layanan digital.

Bima Sakti

Penulis

15 June 2026
9 kali dibaca
Jadwal Operasional BCA Selama Libur Tahun Baru Islam 2026
Ilustrasi ATM BCA. Seluruh Kantor Cabang BCA tidak beroperasi pada 16 Juni 2026 atau bertepatan dengan hari libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. (Dok: Istimewa)

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengumumkan bahwa semua kantor cabangnya tidak akan beroperasi pada tanggal 16 Juni 2026, yang merupakan hari libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Penyesuaian jadwal ini mengikuti ketentuan libur yang ditetapkan oleh pemerintah.

BCA menyatakan, "Seluruh Kantor Cabang BCA tidak beroperasi pada 16 Juni 2026 dan kembali beroperasi pada 17 Juni 2026. Nasabah tetap dapat bertransaksi melalui myBCA, BCA Mobile, internet banking dan ATM," dalam pengumumannya pada Senin (15/6/2026).

Layanan Digital Tetap Tersedia

Selama hari libur tersebut, BCA berkomitmen untuk memberikan akses layanan perbankan 24 jam kepada nasabah melalui platform digital seperti myBCA, BCA Mobile, dan KlikBCA. Nasabah yang ingin melakukan setor atau tarik tunai juga dapat menggunakan fitur cardless di myBCA dan BCA Mobile, sehingga transaksi di ATM menjadi lebih praktis.

BCA juga mengingatkan nasabah untuk selalu menjaga kerahasiaan data perbankan pribadi dari berbagai modus penipuan. Nasabah disarankan untuk tidak membagikan PIN, OTP, atau data sensitif lainnya dan untuk menghubungi kanal resmi jika menerima informasi yang mencurigakan.

Pernyataan dari Pimpinan BCA

Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga akses transaksi perbankan bagi seluruh nasabah selama libur Tahun Baru Islam 2026. "Kami segenap keluarga besar BCA mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Semoga momen ini menjadi kesempatan berharga bagi kita semua untuk merefleksikan diri, memperkuat kebersamaan, serta melangkah maju dengan semangat baru. BCA tetap melayani kebutuhan nasabah melalui platform myBCA, BCA Mobile, dan KlikBCA, serta kemudahan fitur cardless untuk setor-tarik tunai di ATM,” ujarnya.

Sebelumnya, BCA juga melanjutkan program pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimum Rp 5 triliun, sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga nilai saham dan menunjukkan keyakinan terhadap prospek pasar modal Indonesia. Program ini dimulai kembali pada 11 Juni 2026 dan mencakup biaya perantara pedagang efek serta biaya terkait lainnya.

Hendra Lembong menjelaskan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari buyback yang telah dilakukan sebelumnya pada April 2026. Ia menekankan bahwa keputusan untuk melanjutkan pembelian kembali saham tidak hanya didasarkan pada kondisi pasar, tetapi juga mempertimbangkan fundamental bisnis perusahaan yang tetap kuat.

"Pelaksanaan buyback merupakan sinyal optimisme kami di pasar modal Indonesia. Aksi korporasi ini juga sudah mempertimbangkan kondisi fundamental perusahaan," ungkap Hendra dalam keterangan tertulis pada Jumat (12/6/2026).

Ia menambahkan bahwa seluruh proses buyback dilakukan dengan mematuhi prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta mengikuti seluruh ketentuan dan regulasi yang berlaku di pasar modal Indonesia. Manajemen BCA menjelaskan bahwa periode pelaksanaan buyback berlangsung selama 12 bulan, dari 12 Maret 2026 hingga 11 Maret 2027. Namun, perusahaan memiliki opsi untuk menghentikan program tersebut lebih awal jika tujuan yang ditetapkan telah tercapai, dengan tetap memperhatikan peraturan yang berlaku.

Hendra memastikan bahwa aksi korporasi ini tidak akan berdampak material terhadap kondisi keuangan atau kegiatan operasional perusahaan. Ia menambahkan bahwa BCA tetap dalam posisi yang kuat untuk menjalankan bisnis dan menjaga pertumbuhan kinerja di tengah dinamika pasar keuangan. "Pelaksanaan buyback ini tidak memiliki dampak material bagi kinerja keuangan dan kegiatan usaha perusahaan," katanya.

Manajemen BCA juga akan terus memantau perkembangan pasar dalam menentukan langkah-langkah selanjutnya terkait pelaksanaan buyback. "Kami mengungkapkan apresiasi sebesar-besarnya atas kepercayaan dan dukungan dari segenap pemegang saham. BCA senantiasa berfokus pada fundamental bisnis perusahaan, serta melangkah dengan pruden pada tahun 2026," tutup Hendra.

Artikel Terkait