🔴 Breaking
Solusi Tanpa Operasi untuk Masalah Prostat: Terapi Rezum Kemeriahan Hari Kebaya, Srikandi SMPII Al Abidin Memukau di CFD Karanganyar --- Zulkifli Hasan Berikan Penjelasan Terkait Keuntungan Koperasi Merah Putih yang Hanya Rp 78.000 --- Enam Anggota Polres Tangsel Terlibat Narkoba Diserahkan ke Polda Metro Jaya AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim Polri, Diduga Terlibat Kasus Peredaran Narkoba dan Penyalahgunaan Wewenang Belajar dari Bentrokan di Matraman, Pemprov DKI Perlu Perkuat Satgas Jaga Jakarta dan FKDM sebagai Garda Deteksi Dini Konflik Pemutusan Hubungan Kerja di Nothing, Fokus pada Pengembangan AI Kasus Meninggalnya Dokter Internship Memicu Pertanyaan tentang Kelanjutan Program Bentrok Matraman Jadi Alarm Keamanan, Perlu Kewaspadaan terhadap Potensi Eskalasi Menjelang Agustus 2026 --- Kenaikan Harga Perak Antam pada 27 Juli 2026 Mencapai Rp 850 --- Solusi Tanpa Operasi untuk Masalah Prostat: Terapi Rezum Kemeriahan Hari Kebaya, Srikandi SMPII Al Abidin Memukau di CFD Karanganyar --- Zulkifli Hasan Berikan Penjelasan Terkait Keuntungan Koperasi Merah Putih yang Hanya Rp 78.000 --- Enam Anggota Polres Tangsel Terlibat Narkoba Diserahkan ke Polda Metro Jaya AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim Polri, Diduga Terlibat Kasus Peredaran Narkoba dan Penyalahgunaan Wewenang Belajar dari Bentrokan di Matraman, Pemprov DKI Perlu Perkuat Satgas Jaga Jakarta dan FKDM sebagai Garda Deteksi Dini Konflik Pemutusan Hubungan Kerja di Nothing, Fokus pada Pengembangan AI Kasus Meninggalnya Dokter Internship Memicu Pertanyaan tentang Kelanjutan Program Bentrok Matraman Jadi Alarm Keamanan, Perlu Kewaspadaan terhadap Potensi Eskalasi Menjelang Agustus 2026 --- Kenaikan Harga Perak Antam pada 27 Juli 2026 Mencapai Rp 850 ---
Ekonomi

Kementerian ESDM Rencanakan Lelang 10 Blok Migas dengan Insentif Menarik untuk Investor

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral akan melelang 10 blok migas baru pada ajang IPA Convex 2026, menawarkan berbagai insentif fiskal yang menarik bagi para investor.

Raihan Fadhila

Penulis

13 May 2026
98 kali dibaca
PT Pertamina Hulu Energi (PHE), sebagai Subholding Upstream Pertamina, melalui PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) berhasil temukan cadangan migas dari pengeboran sumur eksplorasi GQX-1 di Perairan Utara Jawa.
PT Pertamina Hulu Energi (PHE), sebagai Subholding Upstream Pertamina, melalui PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) berhasil temukan cadangan migas dari pengeboran sumur eksplorasi GQX-1 di Perairan Utara Jawa.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana untuk melelang 10 blok minyak dan gas bumi (migas) baru dalam acara Asosiasi Petroleum Indonesia Convention and Exhibition (IPA Convex) yang akan berlangsung pada tahun 2026. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaeman, menyatakan bahwa blok-blok migas tersebut terletak di berbagai daerah yang memiliki potensi tinggi di Indonesia, termasuk Sulawesi, Kalimantan, Papua, dan Sumatera.

“Ya, sekitar 10 (blok migas). Ada yang di wilayah Sulawesi, wilayah Kalimantan, wilayah Papua, ada yang di Sumatera,” ungkap Laode saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Rabu (13/5/2026).

Pengumuman Resmi Lelang

Laode menambahkan bahwa pengumuman resmi mengenai lelang tersebut akan dilakukan pada saat IPA Annual Conference yang dijadwalkan berlangsung pekan depan. “Nanti kami akan mengumumkan pada saat IPA sebentar lagi. Minggu depan kan IPA annual conference. Kami nanti akan umumkan di sana,” jelasnya.

Sebelumnya, pada bulan Februari 2026, Kementerian ESDM telah mengumumkan bahwa terdapat 10 area potensi migas baru yang telah selesai menjalani studi mendalam. Wilayah-wilayah ini merupakan bagian dari 110 area potensi migas yang telah dipetakan oleh pemerintah hingga awal tahun 2026. Studi tersebut dilakukan oleh Badan Geologi dan LEMIGAS untuk memastikan kualitas data dan potensi cadangan energi yang lebih akurat.

Adapun 10 wilayah migas yang siap ditawarkan mencakup Rupat, Puri, Karapan Baru, Pesut Mahakam, Bengara II, Maratua II, South Matindok, Lao-Lao, Rombebai, dan Northern Papua/Jayapura.

Insentif Fiskal untuk Investor

Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan daya tarik investasi di sektor hulu migas dengan menawarkan berbagai kebijakan fiskal yang lebih fleksibel. Salah satu kebijakan yang ditawarkan adalah pembagian split kontrak kerja sama kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) hingga 50%, yang jauh lebih tinggi dibandingkan skema sebelumnya yang berkisar antara 15% hingga 30%.

Selain itu, pemerintah memberikan keleluasaan kepada investor untuk memilih skema kontrak migas sesuai dengan kebutuhan proyek, baik menggunakan sistem cost recovery maupun gross split. Pemerintah juga menawarkan sejumlah insentif tambahan untuk mendorong optimalisasi produksi migas nasional, termasuk pembebasan pajak tidak langsung pada masa eksplorasi serta berbagai kemudahan lainnya untuk mempercepat pengembangan proyek.

Langkah-langkah ini diambil untuk menjaga minat investor global di tengah persaingan investasi energi yang semakin ketat. Kementerian ESDM berharap kombinasi insentif fiskal dan fleksibilitas kontrak dapat mempercepat eksplorasi migas baru dan meningkatkan produksi energi nasional dalam beberapa tahun ke depan.

Di sisi lain, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, juga memberikan informasi terkini mengenai pengelolaan Blok Tuna. Menurut Bahlil, proyek tersebut akan segera memasuki tahap rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (EPC). Ia menargetkan bahwa produksi dari Blok Tuna dapat dimulai pada tahun 2028 atau paling lambat 2029.

“Dari Harbour Inggris, itu sudah melepas sebagian sahamnya untuk ke perusahaan nasional. Saya pikir itu sebentar lagi udah EPC sudah jalan. Kami targetkan untuk bisa melakukan percepatan produksinya di 2028, paling lambat 2029,” ujar Bahlil.

Blok Tuna diharapkan menjadi salah satu proyek strategis migas yang dapat mendukung ketahanan energi nasional di masa depan. Pemerintah optimis bahwa percepatan pengembangan blok migas baru, termasuk Blok Tuna, akan mampu meningkatkan produksi migas domestik dan mengurangi ketergantungan terhadap impor energi. Melalui berbagai lelang blok migas dan kebijakan insentif baru, pemerintah berharap investasi di sektor hulu migas dapat tumbuh kembali dan menjadi pendorong utama bagi penguatan ekonomi nasional.

Artikel Terkait