🔴 Breaking
Kesempatan Karir Menarik di Bank Jago untuk Lulusan S1 Pentingnya Permainan dalam Meningkatkan Kecerdasan Anak Menurut Psikolog Keseruan Morinaga Dunia Generasi Platinum di Yogyakarta, 500 Anak Berpartisipasi dalam Lomba Modal Cukup, PLTN Siap Menunggu Arahan Prabowo Subianto Desa di Sardinia, Italia, Menjadi Sorotan Karena Tingginya Jumlah Wanita Berumur Panjang --- Miliarder India Ambil Alih Pasar Minyak Venezuela --- PT Goda Technology Group di Tengah Pusaran Tuduhan: Jangan Bangun Vonis Publik dari Dugaan yang Belum Terbukti Starlink Memperluas Jangkauan ke Sektor Telekomunikasi Seluler Kabut Asap dari Karhutla Indonesia Mengancam Kesehatan Warga Singapura Dua Dosen FTIK UIN Saizu Berkontribusi di Filipina untuk Memperluas Jaringan Akademik Kesempatan Karir Menarik di Bank Jago untuk Lulusan S1 Pentingnya Permainan dalam Meningkatkan Kecerdasan Anak Menurut Psikolog Keseruan Morinaga Dunia Generasi Platinum di Yogyakarta, 500 Anak Berpartisipasi dalam Lomba Modal Cukup, PLTN Siap Menunggu Arahan Prabowo Subianto Desa di Sardinia, Italia, Menjadi Sorotan Karena Tingginya Jumlah Wanita Berumur Panjang --- Miliarder India Ambil Alih Pasar Minyak Venezuela --- PT Goda Technology Group di Tengah Pusaran Tuduhan: Jangan Bangun Vonis Publik dari Dugaan yang Belum Terbukti Starlink Memperluas Jangkauan ke Sektor Telekomunikasi Seluler Kabut Asap dari Karhutla Indonesia Mengancam Kesehatan Warga Singapura Dua Dosen FTIK UIN Saizu Berkontribusi di Filipina untuk Memperluas Jaringan Akademik
Kesehatan

--- Kondisi Kritis Wanita India Diduga Akibat Kelalaian Medis Usai Operasi Caesar ---

--- Seorang wanita berusia 19 tahun di India mengalami kondisi serius setelah diduga terdapat sarung tangan bedah dan tisu yang tertinggal di perutnya pasca operasi caesar. Keluarganya kini mencari ke...

Chandra Kirana

Penulis

20 August 2026
91 kali dibaca
Foto: Ilustrasi dokter melakukan operasi (Getty Images/shapecharge)
Foto: Ilustrasi dokter melakukan operasi (Getty Images/shapecharge)
---TITLEEXCERPT--- Seorang wanita berusia 19 tahun di India mengalami kondisi serius setelah diduga terdapat sarung tangan bedah dan tisu yang tertinggal di perutnya pasca operasi caesar. Keluarganya kini mencari keadilan atas kejadian ini. ---CONTENT---

Di India, seorang wanita berusia 19 tahun bernama Sandhya Suraj Gaikwad saat ini tengah berjuang untuk pulih setelah keluarganya menduga adanya sarung tangan bedah dan tisu yang tertinggal di dalam perutnya setelah menjalani operasi caesar. Operasi tersebut berlangsung di rumah sakit distrik Beed, Maharashtra, pada tanggal 1 Agustus 2026.

Setelah menjalani operasi, Sandhya diizinkan pulang hanya empat hari kemudian. Namun, beberapa hari setelah kembali ke rumah, ia mulai merasakan sakit perut yang sangat hebat dan tidak tertahankan. Kondisinya semakin memburuk, sehingga keluarganya memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit swasta.

Penanganan Lanjutan di Pune

Di rumah sakit swasta, dokter menemukan benda asing di dalam perut Sandhya. Mengingat kondisi yang kritis, ia kemudian dirujuk ke Pune untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Di Sassoon Hospital, dokter melakukan operasi lanjutan dan berhasil menemukan serta mengeluarkan sarung tangan bedah dan tisu dari perutnya.

Saat ini, Sandhya masih dalam keadaan kritis dan terus menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut. Suaminya, Suraj Gaikwad, menyatakan bahwa kondisi istrinya ini disebabkan oleh kelalaian selama operasi caesar yang pertama. Ia menuntut agar pihak yang bertanggung jawab mendapatkan sanksi yang tegas.

Reaksi Keluarga dan Masalah Biaya Pengobatan

Ibu Sandhya juga mengungkapkan bahwa putrinya mengalami muntah-muntah setelah menjalani operasi, dan kondisi tersebut telah dilaporkan kepada perawat di rumah sakit distrik Beed. Namun, pihak rumah sakit menyatakan bahwa Sandhya sudah layak untuk pulang. Meskipun ibunya merasa khawatir dan sempat menolak untuk membawa pulang, akhirnya Sandhya tetap dibawa pulang.

Setelah berada di rumah, kondisi Sandhya justru semakin memburuk, sehingga keluarganya memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit swasta. Mereka mendapatkan informasi bahwa biaya pengobatan yang diperlukan cukup besar, sehingga keluarga memutuskan untuk merujuk Sandhya ke Pune. Namun, salah satu rumah sakit menolak untuk menerima Sandhya karena kondisinya yang sudah sangat serius.

Sandhya akhirnya dirawat di Sassoon Hospital, di mana dokter melakukan operasi dan menemukan sarung tangan serta tisu di dalam perutnya. Hingga saat ini, ibunya melaporkan bahwa putrinya masih dalam kondisi serius dan terus memerlukan perawatan medis.

Artikel Terkait